Washington, NusantaraTop.co — Wakil Presiden Amerika Serikat James David Vance menyampaikan optimisme kuat terhadap kebangkitan ekonomi Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald J. Trump. Hal itu disampaikan Vance saat memberikan pidato di Gedung Putih, Selasa (16/12/2025).
Dalam sambutannya, Vance memuji sejumlah pihak yang hadir, termasuk Treasurer Pennsylvania Stacey Garrity, para pekerja, manajemen perusahaan logistik Uline, serta komunitas pemadam kebakaran dari Lehigh Valley.
“Ini adalah fasilitas yang sangat besar dan mencerminkan apa yang sedang terjadi di Amerika Serikat dalam 10 bulan terakhir di bawah kepemimpinan Presiden Donald J. Trump,” ujar Vance dalam tayangan FOX News di Tiktok.
Menurutnya, pemerintahan Trump berhasil menghidupkan kembali sektor industri dan tenaga kerja domestik. Ia menyebutkan, sepanjang November 2025 saja, tercatat 61.000 lapangan kerja baru tercipta, disertai pertumbuhan upah sektor swasta sebesar 4,2 persen, yang disebutnya sebagai yang tercepat dalam beberapa tahun terakhir.
“Kami membangun kembali. Kami berinvestasi kembali di Amerika Serikat. Pemerintahan ini percaya pada rakyatnya dan berjuang untuk mereka setiap hari,” tegasnya.
Vance juga menyoroti dampak langsung terhadap masyarakat Pennsylvania. Dalam 11 bulan terakhir, kata dia, negara bagian tersebut telah menciptakan sekitar 60.000 lapangan kerja bergaji layak dan menerima investasi baru senilai hampir 100 miliar dolar AS.
Ia turut membandingkan kondisi ekonomi saat ini dengan era pemerintahan sebelumnya.
“Di bawah Joe Biden, rata-rata keluarga Amerika kehilangan sekitar 3.000 dolar pendapatan bersih akibat inflasi. Namun dalam 10 bulan pemerintahan Trump, keluarga Amerika justru mendapatkan kembali sekitar 1.000 dolar pendapatan bersih,” ungkap Vance.
Wapres AS itu menegaskan, pemerintahan saat ini tidak lagi memberi insentif kepada perusahaan yang memindahkan lapangan kerja ke luar negeri.
“Kami muak memberi penghargaan kepada perusahaan yang mengirim pekerjaan ke luar negeri. Kami akan memberi penghargaan kepada perusahaan yang membangun di Amerika dan memberi rakyat Amerika pekerjaan yang layak,” katanya.
Menutup pidatonya, Vance menyatakan keyakinannya bahwa kelas menengah Amerika, khususnya di Pennsylvania, akan merasakan manfaat nyata dari kebijakan ekonomi tersebut, termasuk dalam musim pajak 2026 mendatang.(red)
Editor : Pahotan M Hutagalung












