Teheran, NusantaraTop.co — Sejumlah komandan tinggi Iran dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dilaporkan tewas dalam rangkaian serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel. Informasi tersebut disampaikan oleh media pemerintah Iran, Minggu (22/3/2026).
Dalam laporan resmi IRGC melalui situs Sepah News, juru bicara IRGC, Ali Mohammad Naini, disebut menjadi salah satu korban tewas dalam serangan tersebut. IRGC menyatakan Naini “gugur dalam serangan teroris pengecut oleh pihak Amerika-Zionis saat fajar.”
Selain itu, media Iran juga melaporkan tewasnya Mehdi Qureishi, seorang komandan di divisi kedirgantaraan IRGC. Ia disebut tewas dalam serangan yang terjadi di wilayah Isfahan.
Serangan tersebut juga dilaporkan menewaskan Jenderal Esmail Ahmadi, komandan unit intelijen Basij. Ahmadi disebut tewas dalam serangan pada Kamis bersama tiga orang lainnya yang belum diungkap identitasnya.
Serangan militer oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dilaporkan telah berlangsung sejak 28 Februari 2026. Dalam operasi tersebut, sejumlah target utama disebut mencakup para komandan tinggi IRGC, militer Iran, hingga anggota Basij, serta tokoh pemerintahan.
Dalam perkembangan yang lebih mengejutkan, laporan media Iran juga menyebut bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas pada hari pertama serangan. Namun hingga kini, belum ada konfirmasi independen terkait kabar tersebut dari pihak internasional.
Situasi ini semakin meningkatkan ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, dengan potensi eskalasi konflik yang lebih luas.
(Sumber: Al Arabiya | 22 Maret 2026)
Editor : Pahotan M Hutagalung












