Jakarta, NusantaraTop.co – Siswa SMA Taruna Nusantara dari kampus Magelang, Cimahi, dan Malang berkunjung ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (16/4/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari program “Istana untuk Anak Sekolah” yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada pelajar untuk mengenal pusat pemerintahan sekaligus memahami perjalanan panjang sejarah bangsa.
Selama berada di kompleks istana, para siswa diajak berkeliling dan mengenal lebih dekat sistem pemerintahan Indonesia. Mereka tidak hanya mendapatkan penjelasan, tetapi juga melihat langsung berbagai ruangan bersejarah yang menjadi saksi pengambilan keputusan penting negara.
Dari Istana Merdeka hingga Istana Negara, setiap sudut menghadirkan cerita tentang kepemimpinan, tanggung jawab, serta pengabdian kepada bangsa. Ruang-ruang tersebut juga menjadi tempat berlangsungnya pertemuan dengan pemimpin dunia, penandatanganan perjanjian, hingga perumusan arah masa depan Indonesia.
Bagi para siswa, pengalaman ini tidak sekadar kunjungan edukatif, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan imajinasi tentang masa depan yang dapat mereka capai.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo meyakini kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan pendidikan.
Ia juga menekankan pentingnya kesadaran akan konsekuensi dalam meraih cita-cita. “Apapun yang ingin dicapai, harus diiringi usaha dan kerja keras. Tidak ada hasil tanpa proses belajar dan disiplin,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prasetyo menegaskan bahwa para siswa Taruna Nusantara merupakan generasi terpilih yang memiliki tanggung jawab besar terhadap bangsa dan negara.
“Camkan dalam diri bahwa kalian dipilih untuk mengabdi kepada bangsa, negara, dan rakyat Indonesia,” pesannya.
Pengarahan inspiratif juga disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Sugiono. Ia mengingatkan pentingnya kepekaan terhadap lingkungan serta menjauhi sikap apatis.
“Jangan apatis, kenali lingkungan sekitar hingga hal-hal kecil sekalipun. Kepekaan itu penting untuk membentuk karakter kepemimpinan,” katanya.
Menutup kegiatan, Sugiono mengajak para siswa untuk berani bermimpi besar dan menjadikannya sebagai komitmen pribadi.
“Jadikan pengalaman di Istana Merdeka ini sebagai inspirasi. Bermimpilah setinggi-tingginya, karena semua keberhasilan berawal dari mimpi,” tutupnya. (red)
Sumber : BPMI Setpres
Editor : Pahotan M Hutagalung












