Medan, NusantaraTop.co – Aksi pencurian dengan modus “rayap besi” atau maling besi dilaporkan marak terjadi di wilayah Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan. Warga mengaku resah karena para pelaku disebut bebas berkeliaran dan menyasar rumah kosong yang ditinggal pemiliknya.
Beberapa lokasi yang disebut menjadi sasaran pencurian berada di kawasan Jalan Mesjid dan Jalan Restu, Kelurahan Helvetia Timur. Para pelaku diduga mengincar rumah yang ditinggal penghuni selama beberapa hari.
Salah seorang warga setempat, Daniel Heri, mengatakan aksi para pelaku telah membuat masyarakat merasa tidak aman. Ia meminta aparat pemerintah setempat bersama pihak kepolisian segera mengambil langkah tegas untuk mengantisipasi maraknya pencurian tersebut.
“Kita meminta pihak keamanan, baik masyarakat, keamanan lingkungan pemerintah kecamatan, maupun kepolisian agar segera melakukan patroli. Karena kantor polisi juga tidak jauh dari lokasi kejahatan,” tegas Daniel kepada NusantaraTop.co, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, dalam sepekan terakhir sedikitnya dua rumah menjadi korban aksi maling “rayap besi”. Salah satu rumah di Jalan Mesjid dilaporkan kehilangan berbagai isi rumah, termasuk jerjak besi pintu dan jendela.
Sementara itu, rumah lainnya di Jalan Restu juga dibobol pelaku. Tidak hanya menggasak barang-barang berharga, pelaku bahkan disebut mempreteli kulkas untuk mengambil tembaga di dalamnya.
Daniel menduga hasil curian para pelaku dijual ke penampung barang bekas atau “boto” di Kota Medan.
“Diduga kuat hasil jarahan mereka dijual ke tempat barang bekas di Medan,” ujarnya.
Warga berharap aparat keamanan meningkatkan patroli rutin, khususnya di kawasan perumahan yang rawan ditinggal kosong oleh pemiliknya, guna mencegah aksi pencurian serupa kembali terjadi.(red)
Laporan dan Editor : Pahotan M Hutagalung












