Olahraga

Marc Marquez Anggap Senggolan dengan Di Giannantonio di MotoGP Belanda 2026 Murni Insiden Balap

×

Marc Marquez Anggap Senggolan dengan Di Giannantonio di MotoGP Belanda 2026 Murni Insiden Balap

Sebarkan artikel ini
Marc Marquez. Foto: REUTERS/Bernadett Szabo

Assen, NusantaraTop.co – Juara bertahan MotoGP, Marc Marquez, menilai insiden senggolan dengan Fabio Di Giannantonio pada MotoGP Belanda 2026 merupakan bagian dari dinamika balapan dan memilih menerima keputusan Race Direction.

Marquez gagal mempertahankan kemenangan yang diraihnya di Sirkuit Assen pada musim sebelumnya. Pada seri ke-10 MotoGP 2026 itu, pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut hanya mampu finis di posisi ketujuh.

Insiden terjadi saat enam lap tersisa. Ketika mempertahankan posisi keempat di tikungan terakhir, Marquez bersenggolan dengan pembalap Pertamina VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio.

Akibat kontak tersebut, Marquez melebar hingga masuk ke area gravel dan kehilangan momentum. Ia turun ke posisi keenam, sementara Di Giannantonio tetap berada di posisi keempat.

Race Direction kemudian menjatuhkan hukuman long lap penalty kepada Di Giannantonio. Namun, pembalap Italia itu mampu bangkit dan kembali menyalip Marquez bersaudara untuk merebut posisi keempat hingga finis.

Menanggapi insiden tersebut, Marquez mengatakan dirinya menghormati keputusan Race Direction yang menganggap kejadian itu sebagai insiden balapan.

“Itu adalah insiden balapan. Kadang ada sesuatu terjadi di akhir tikungan. Saya sedikit melebar dan Race Direction memberikan dia penalti bukan karena kontak, tapi karena memotong tikungan. Jadi menurut mereka, itu insiden balapan,” ujar Marquez kepada DAZN.

Pembalap asal Spanyol itu menegaskan tidak mempermasalahkan keputusan tersebut.

“Ya, itulah kondisi balapan. Saya menerima keputusan Race Direction. Kalau mereka bilang itu insiden balapan ya itu saja,” lanjutnya.

Ingatkan pada Duel Marquez vs Rossi 2015

Insiden antara Marquez dan Di Giannantonio juga mengingatkan publik pada duel kontroversial antara Marc Marquez dan Valentino Rossi di MotoGP Belanda 2015.

Saat itu, kedua pembalap juga terlibat senggolan di tikungan terakhir. Rossi sempat melebar ke area gravel, namun tetap mampu mempertahankan posisi terdepan dan memenangkan balapan, sementara Marquez finis di posisi kedua. Pada kejadian tersebut, Race Direction tidak memberikan penalti kepada kedua pembalap.

Meski banyak yang membandingkan kedua insiden tersebut, Marquez menilai setiap kejadian memiliki konteks yang berbeda.

“Ya, tapi setiap situasi berbeda. Tikungannya sangat rumit dan hal itu terjadi. Saat ini terjadi pada saya, tapi di lain waktu bisa jadi dialami yang lain,” tutup Marquez.(red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights