DaerahNasional

5 Desa Hilang Akibat Banjir Aceh–Sumut 2025, Mendagri Tegaskan Bukan 29 Desa

×

5 Desa Hilang Akibat Banjir Aceh–Sumut 2025, Mendagri Tegaskan Bukan 29 Desa

Sebarkan artikel ini
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan klarifikasi terkait jumlah desa yang hilang akibat bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh dan Sumatera Utara. IST/NusantaraTop.co

Jakarta, NusantaraTop.co – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan bahwa hanya terdapat lima desa yang dinyatakan hilang akibat bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh dan Sumatera Utara pada 2025 lalu.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, membantah informasi yang menyebutkan sebanyak 29 desa hilang dalam bencana tersebut. Ia menegaskan, sebagian besar desa lainnya hanya mengalami kerusakan berat, bukan hilang sepenuhnya.

“Jadi lima desa ini ya. Ada lima desa di dua kabupaten, yakni di Aceh dan Tapanuli Selatan,” ujar Tito saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (23/3/2026).

Rincian Desa yang Hilang

Tito merincikan, tiga desa yang terdampak hingga hilang berada di wilayah Kabupaten Aceh Tengah, yakni:

  • Desa Pasir
  • Desa Remukut
  • Desa Tetingi

Sementara dua desa lainnya berada di Kabupaten Tapanuli Selatan, yaitu:

  • Desa Garoga (Kecamatan Batangtoru)
  • Desa Tandihat (Kecamatan Angkola Selatan)

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada desa yang hilang di wilayah Sumatera Barat.

Opsi Penghapusan Administratif dan Relokasi Warga

Menurut Tito, apabila lima desa tersebut tidak memungkinkan untuk dibangun kembali, maka akan dilakukan penghapusan secara administratif dalam sistem pemerintahan.

Warga terdampak nantinya akan direlokasi ke lokasi baru yang disiapkan pemerintah daerah. Untuk pembangunan hunian, pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan menyediakan rumah bagi warga.

“KTP dan administrasi kependudukan warga juga akan ditata ulang sesuai lokasi tempat tinggal baru,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tito menyebut telah menginstruksikan Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, La Ode Ahmad P. Bolombo, untuk menindaklanjuti proses tersebut.

Klarifikasi Data Desa Terdampak

Sebelumnya, sempat beredar informasi bahwa sebanyak 29 desa hilang akibat bencana di wilayah Sumatera. Namun Kemendagri menegaskan bahwa angka tersebut merupakan total desa terdampak, bukan hilang.

“Yang benar-benar hilang total hanya lima desa. Sisanya terdampak berat,” tegas Tito.

(Redaksi NusantaraTop.co)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *