Tapteng, NusantaraTop.co – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama rombongan, didampingi Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, meninjau langsung pembangunan jembatan Aramco yang menghubungkan desa-desa terisolir di Kecamatan Tukka. Peninjauan dilakukan di Desa Sigiring-giring, Jumat (9/1/2026) siang.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, terdapat tiga desa yang sebelumnya terisolir akibat rusaknya akses penghubung pascabencana banjir bandang dan tanah longsor. Ketiga desa tersebut yakni Desa Sigiring-giring dengan 110 kepala keluarga (KK), Desa S. Kalangan II sebanyak 206 KK, serta Desa Tapian Nauli Saur Manggita dengan 92 KK.
Pembangunan jembatan Aramco terus dikebut oleh personel TNI Angkatan Darat sebagai bagian dari percepatan pemulihan akses masyarakat. Hingga saat ini, proses pengerjaan masih berlangsung secara bertahap guna memulihkan konektivitas antarwilayah.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Jenderal Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung kebutuhan di lapangan, khususnya infrastruktur yang belum tertangani secara optimal.
“Saya melihat langsung apa saja kekurangan di lapangan. Jembatan-jembatan di daerah seperti ini harus kita bereskan. Kebetulan Presiden mendukung agar seluruh jembatan di Indonesia bisa diselesaikan,” ujar KSAD.
Ia menyebutkan, kondisi pascabencana di Tapanuli Tengah dapat menjadi percontohan bagi daerah lain dalam penanganan infrastruktur, sehingga ke depan tidak lagi ditemukan jembatan putus maupun kekurangan akses air bersih.

“Ini kesempatan untuk membuat perencanaan yang baik. Jangan sampai nanti dananya ada, tapi perencanaannya tidak siap. Kita data semua kebutuhan, mulai dari jembatan, air bersih, hingga perumahan, agar wilayah ini bisa bangkit menjadi kawasan yang lebih baik,” jelasnya.
KSAD juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini TNI AD telah menyelesaikan pembangunan 17 unit jembatan, dengan target sementara mengerjakan sekitar 40 unit jembatan. Selain itu, pengadaan jembatan Aramco terus diproses dan telah disiapkan di sekitar 50 titik di berbagai daerah.
Untuk mendukung percepatan pemulihan, TNI AD mengerahkan 35 unit alat berat, yang dibagi ke beberapa wilayah terdampak, termasuk 10 unit alat berat dan 10 dump truck untuk wilayah Tapanuli Tengah.
“Semua ini murni untuk membantu masyarakat korban bencana. Kami bekerja semaksimal mungkin demi pemulihan akses dan kehidupan warga,” tegasnya.
Di akhir kunjungan, Jenderal Maruli Simanjuntak juga berpesan kepada masyarakat agar tetap semangat dan bangkit dari bencana.
“Kita tidak punya pilihan selain bekerja keras. Kita harus bangkit bersama, saling mendukung, dan yakin bahwa semua ini bisa kita selesaikan,” pungkasnya.(red)
Laporan & Editor : Pahotan M Hutagalung












