Nias Utara, NusantaraTop.co – PT PLN (Persero) kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan akses listrik merata hingga ke pelosok negeri melalui peresmian program Listrik Desa (Lisdes) di Desa Ombolata, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara, Jumat (27/3/2026).
Peresmian ini menjadi simbol kehadiran negara dalam menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), sekaligus tonggak penting dalam pemerataan energi berkeadilan di Indonesia.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir, serta Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, bersama unsur Forkopimda dan masyarakat setempat.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyampaikan bahwa kehadiran listrik di Desa Ombolata bukan sekadar penyalaan jaringan, tetapi juga membuka akses luas bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Pada hari ini, kita tidak hanya meresmikan jaringan listrik, tetapi juga menyalakan harapan baru bagi masyarakat. Listrik adalah simbol kemajuan dan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah kepulauan seperti Nias Utara memiliki tantangan besar, mulai dari kondisi geografis hingga keterbatasan akses logistik. Namun, melalui kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat, tantangan tersebut dapat diatasi.
“PLN menargetkan sebanyak 21 desa lainnya di Nias Utara dapat segera menikmati listrik pada tahun ini,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, menegaskan bahwa upaya melistriki seluruh desa di Indonesia membutuhkan dedikasi tinggi dan semangat gotong royong.
“Melistriki pelosok desa bukan hal mudah. Bahkan petugas harus memikul tiang listrik secara manual. Namun dengan gotong royong, kita bisa mewujudkannya,” ungkapnya.
Secara nasional, PLN menargetkan elektrifikasi sekitar 1.500 desa pada tahun 2026 sebagai bagian dari komitmen menghadirkan energi berkeadilan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.
Di sisi lain, Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, menyampaikan apresiasi atas peran PLN dan seluruh pihak dalam menghadirkan listrik di wilayahnya.
“Ini merupakan langkah besar bagi kemajuan Nias Utara. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan listrik secara produktif untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.
Program Lisdes di Desa Ombolata mencakup pembangunan jaringan tegangan menengah (JTM), jaringan tegangan rendah (JTR), serta gardu distribusi sebagai penopang suplai listrik bagi masyarakat.
PLN meyakini bahwa listrik bukan sekadar energi, tetapi penggerak utama kehidupan. Kehadiran listrik di pelosok desa diharapkan mampu membuka peluang ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mempercepat terwujudnya Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan (NusantaraTop.co)












