Sydney, Nusantaratop.co – Pantai New South Wales, Austaralia pada bulan Juli pekan ini dinyakan telah banyak memakan korban jiwa. Dimana angka kematian di pesisir pantai Autralia ini dominan terjadi pada anak-anak.
Seorang anak laki-laki yang berusia sembilan (9) tahun dinyatakan hilang terseret arus dan diterjang ombak besar di pantai New South Wales Minggu (21/4/2025)
Tim penyisir berhasil menemukan bocah itu terapit di bebatuan pantai South West Rocks, sekitar 400 kilometer dari Sydney Utara. Namun naasnya, bocah sembian tahun itu ditemukan meninggal dunia di tempat kejadian.
CEO Surf Live Saving di New South Wales Steven Pearce mengatakan peristiwa ini menjadi orang ketujuh yang tenggelam di Australia selama akhir pekan Paskah.
“Ini sungguh mengerikan di akhir pekan yang seharusnya menyenangkan dan religius,” kata Pearce kepada Sydney Morning Herald.
Pearce mengatakan telah melakukan lebih dari 150 penyelamatan sejak Jumat Agung.
Sebelumnya baru-baru ini juga korban lainnya ayah dan anak laki-laki juga ditemukan tim penyisir pantai menggunakan helicopter. Mereka ditemukan mengapung di Pantai Wattamolla, Sydney Selatan.
Anak laki-laki yang berusia 14 tahun itu berhasil diselamatkan dan disadarkan, tetapi ayahnya meninggal dunia
Tn. Pearce menjelaskan diakhir libur pekan ini cuaca gelombang laut di New South Wales dan Victoria tidak bersahabat, sehinnga berdampak lonjakan kematian.
Meskipun kondisi diperkirakan membaik pada hari Senin ini, pihak berwenang tetap menghimbau pengunjung garis pantai untuk berhati-hati.
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyampaikan simpati kepada keluarga korban.
“Semua orang, harap berhati-hati. Khususnya keluarga, berhati-hatilah terhadap anak-anak Anda,” ajaknya.
Menurut catatan Royal Life Saving Australia, ada sebanyak 323 orang tewas tenggelam pada tahun hingga Juni 2024. “Hampir 40% kematian tercatat di New South Wales. Angka itu termasuk yang meninggal di sungai dan anak sungai, serta pantai”.












