Kyiv, Nusantaratop.co – Rusia menggempur kota Kyiv Ukraina dengan rudal dan pesawat nirawak pada malam hari. Atas serangan itu menewaskan sedikitnya 8 orang, dan melukai lebih dari 70 orang
Hal itu disampaiakan Dinas Darurat Negara setempat melalui aplikasi pesan Telegram, bahwa serangan itu memicu kebakaran dan 6 anak termasuk di antara yang terluka, sementara beberapa orang masih terjebak di bawah reruntuhan.
“Telah terjadi kerusakan. Pencarian orang-orang yang tertimbun reruntuhan masih terus dilakukan,” tulis Dinas Darurat Negara.
Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan di X bahwa “serangan brutal” itu menunjukkan bahwa Rusia lah yang menjadi hambatan perdamaiama, bukan Ukraina.
Namun seperti dilansir Nusantaratop.co dari Reuters, pihak Rusia tidak memberi komentar terkait serangan itu.
Wali kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan delapan orang sejauh ini dipastikan tewas di ibu kota, meskipun para pejabat sebelumnya mengatakan sembilan orang tewas.
“Insiden paling serius terjadi di distrik Sviatoshynskyi di sebelah barat pusat kota, tempat para penyelamat terus membersihkan puing-puing dari dua bangunan,” kata Klitschko.
Gambar yang diunggah di Telegram menunjukkan tim penyelamat yang menggunakan lampu sorot bergerak menyusuri tumpukan puing dan memanjat tangga yang membentang di sepanjang fasad bangunan.
Polisi menelepon dari satu apartemen ke apartemen lain untuk memastikan apakah penghuninya aman.(red)
Sumber: Reuters












