CHINESE CAMP, California, NusantaraTop.co – Kebakaran hutan besar yang dipicu sambaran petir melanda dua wilayah di California Utara, memaksa ribuan warga mengungsi dan menghancurkan sebagian kota bersejarah Chinese Camp, Rabu (3/9).
Menurut Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California (CalFire), hampir dua lusin titik api yang dipicu badai petir sejak Selasa telah melahap lebih dari 13.000 acre (sekitar 5.261 hektare) lahan kering, semak, dan pepohonan di kaki barat Pegunungan Sierra Nevada.
Chinese Camp, kota kecil berpenduduk kurang dari 100 orang di kawasan Gold Country yang terkenal dengan sejarah tambang emas abad ke-19, menjadi salah satu lokasi terparah. Seorang jurnalis Reuters di lokasi melaporkan puluhan rumah di dalam dan sekitar kota itu hangus terbakar.
Dua bangunan bersejarah, termasuk halte kereta kuda tua, ikut rata dengan tanah, sementara pemakaman di bukit terdekat ikut terbakar. Namun, gereja tua yang berdiri sejak 1854 berhasil selamat dari amukan api.

“Bangunan bersejarah lainnya seperti Chinese Camp Store and Tavern, kantor pos kota, dan sekolah umum bergaya pagoda juga selamat dari kebakaran,” kata juru bicara CalFire, Jaime Williams.
Seluruh warga Chinese Camp serta komunitas sekitar di Tuolumne dan Calaveras County masih berada di bawah perintah evakuasi. Lebih dari 600 personel pemadam kebakaran dikerahkan untuk menahan penyebaran api.
Belum ada laporan korban jiwa, sementara jumlah pasti rumah dan properti yang rusak masih didata. Gubernur California Gavin Newsom menyatakan pihaknya mengerahkan semua sumber daya, termasuk dukungan pemerintah federal, untuk memadamkan kebakaran yang dinamakan TCU September Lightning Complex.

Dua pusat penampungan darurat telah dibuka bagi warga terdampak, serta fasilitas untuk menampung ternak dan hewan peliharaan. Petugas utilitas juga bekerja keras memperbaiki jaringan listrik yang rusak akibat kebakaran.
Meski kebakaran ini tercatat sebagai yang terbesar di California pada awal September, skalanya masih lebih kecil dibanding kebakaran hebat di Los Angeles awal tahun yang menewaskan 31 orang dan menghancurkan hampir 16.000 rumah.
Sumber : Reuters
Editor : Pahotan M Hutagalung












