News

Prajurit Denjaka Gugur Saat Aksi Terjun Payung HUT ke-80 TNI

×

Prajurit Denjaka Gugur Saat Aksi Terjun Payung HUT ke-80 TNI

Sebarkan artikel ini
Prajurit Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) Korps Marinir TNI AL melakukan Terjun Tempur Latihan CARAT bersama Prajurit Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) Korps Marinir TNI AL di Puslatpur Marinir 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Minggu (18/12/2022). Foto: Budi Candra Setya/ANTARA FOTO

Jakarta, NusantaraTop.co – Duka mendalam menyelimuti jajaran TNI Angkatan Laut. Seorang prajurit terbaik, Praka Marinir Zaenal Mutaqim, dari Detasemen Intai Para Amfibi 1 (Den Ipam 1) Marinir, gugur setelah mengalami kecelakaan saat aksi terjun payung dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Kamis (2/10/2025) di Teluk Jakarta, ketika Praka Zaenal melaksanakan penerjunan Rubber Duck Operations (RDO) — salah satu demonstrasi kemampuan prajurit elit Marinir yang dikenal memiliki disiplin dan keberanian tinggi.

Kecelakaan Saat Penerjunan

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul menjelaskan, insiden bermula saat Praka Zaenal melakukan Processing Opening Parachute.

“Parasut tetap mengembang hingga membuatnya mendarat di air,” ujar Laksma Tunggul dalam keterangan resmi, Minggu (5/10/2025).

Begitu kejadian berlangsung, tim pengamanan yang berjaga langsung bergerak cepat mengevakuasi Praka Zaenal ke posko kesehatan Kolinlamil. Ia kemudian dibawa ke RSPAD Gatot Subroto untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Saat tiba di RSPAD, kondisi yang bersangkutan masih dalam keadaan sadar,” terang Tunggul.

Namun setelah dua hari menjalani perawatan, takdir berkata lain. Praka Mar Zaenal Mutaqim dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (4/10/2025) di RSPAD Gatot Subroto.

Prajurit Marinir Gugur Usai Gagal Mendarat saat Terjun Payung di Teluk Jakarta<br >Pertunjukkan atrasi kapal dalam acara Sailing Pass TNI AL Tahun 2025 di Lautan Jakarta Kamis 2102025

Dimakamkan dengan Upacara Militer

Jenazah almarhum kemudian dimakamkan secara militer penuh penghormatan di kampung halamannya, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

“TNI AL kehilangan salah satu prajurit terbaiknya. Sebagai bentuk penghormatan, almarhum akan diusulkan menerima kenaikan pangkat luar biasa atas dedikasinya dalam tugas,” ungkap Tunggul.

Ia juga menyampaikan ucapan belasungkawa dan harapan agar seluruh masyarakat Indonesia turut mendoakan almarhum.

“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta husnul khotimah. Insiden ini juga menjadi pelajaran berharga bagi kami untuk terus mengutamakan keselamatan dalam setiap operasi dan latihan,” pungkasnya.

Profil Singkat Almarhum

Praka Mar Zaenal Mutaqim dikenal sebagai prajurit tangguh dan berdedikasi tinggi di satuannya. Ia tergabung dalam Detasemen Intai Para Amfibi (Denjaka) — pasukan elite TNI AL yang memiliki kemampuan khusus dalam operasi udara, laut, dan darat.

Rekan-rekannya mengenang sosok almarhum sebagai pribadi disiplin, rendah hati, dan selalu bersemangat menjalankan setiap misi. (red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights