Moskow, NusantaraTop.co – Seorang jenderal militer Rusia tewas pada Senin pagi setelah sebuah alat peledak meledak di bawah mobilnya di Moskow. Otoritas Rusia menyebut ada kemungkinan Ukraina berada di balik serangan tersebut.
Menurut penyelidikan awal, seorang pria berkewarganegaraan Uzbekistan telah ditangkap dan didakwa atas pembunuhan Kirillov. Ia diduga bertindak atas perintah dinas keamanan Ukraina.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut pembunuhan Kirillov sebagai sebuah “kesalahan besar” aparat keamanan Rusia. Putin menilai insiden tersebut menunjukkan kelemahan serius dalam sistem keamanan dan menegaskan perlunya peningkatan efisiensi dan kewaspadaan aparat negara.
Insiden ini bukan yang pertama. Pada April lalu, seorang perwira tinggi Rusia lainnya, Letnan Jenderal Yaroslav Moskalik, yang menjabat sebagai wakil kepala departemen operasional utama di Staf Umum Militer Rusia, juga tewas akibat ledakan bom yang dipasang di mobilnya. Kendaraan tersebut saat itu terparkir di dekat apartemennya di luar Moskow. Seorang terduga pelaku juga dilaporkan telah ditangkap dalam kasus tersebut.
Pemerintah Rusia sebelumnya kerap menuding Ukraina sebagai pihak yang bertanggung jawab atas sejumlah serangan bom dan aksi kekerasan lainnya di wilayah Rusia, meskipun tudingan tersebut sering dibantah oleh pihak Ukraina.
Hingga kini, penyelidikan terkait ledakan terbaru masih terus berlangsung.(Red)
Sumber : Reuters
Editor : Pahotan M Hutagalung












