Medan, NusantaraTop.co – Sejumlah mahasiswa menyerukan aksi damai untuk mengawal dugaan penggelapan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) di lingkungan Institut Teknologi dan Bisnis Indonesia.
Seruan ini muncul setelah upaya komunikasi dan negosiasi yang dilakukan mahasiswa belum membuahkan hasil. Ketua Harian Forum Diskusi Mahasiswa ITBI Medan, Jonathan Panggabean, menyebut pihaknya telah mencoba berkoordinasi dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Sumatera Utara, namun tidak menemukan titik terang.
“Pengaduan mahasiswa terkait dugaan penggelapan dana KIP di kampus tidak ditanggapi hingga saat ini,” ujarnya.
Aksi tersebut merupakan tindak lanjut dari surat pengaduan mahasiswa yang telah disampaikan pada 30 Maret 2026 kepada LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara. Namun, hingga kini, mahasiswa mengaku belum menerima respons resmi.
Mahasiswa menilai dugaan persoalan dana KIP tersebut telah merugikan penerima manfaat. Situasi ini juga menjadi sorotan karena Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumut dikabarkan tengah diperiksa oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara terkait pengelolaan dana KIP.
Adapun aksi damai dijadwalkan berlangsung pada:
- Hari/Tanggal: Senin, 27 April 2026
- Waktu: Pukul 13.00 WIB hingga selesai
- Titik Kumpul: Jalan Setia Budi Gang Sempurna, Kelurahan Tanjung Sari, Medan
- Tujuan Aksi: Kantor LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara
Mahasiswa mengimbau peserta aksi untuk mengenakan almamater atau kemeja bebas, serta membawa atribut aksi dan kebutuhan pribadi selama kegiatan berlangsung.
Aksi ini diharapkan menjadi bentuk dorongan moral agar pihak terkait segera memberikan klarifikasi serta menjamin transparansi dalam pengelolaan dana KIP.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kampus maupun LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara terkait dugaan tersebut maupun rencana aksi mahasiswa.(red/tim)












