MancanegaraTeknologi & Digital

Robot “Anjing” Berwajah Tokoh Dunia Ramaikan Museum Berlin, Karya Beeple Soroti Kekuatan Algoritma

×

Robot “Anjing” Berwajah Tokoh Dunia Ramaikan Museum Berlin, Karya Beeple Soroti Kekuatan Algoritma

Sebarkan artikel ini

Berlin, NusantaraTop.co – Instalasi seni unik dan provokatif karya seniman digital asal Amerika, Beeple, menarik perhatian pengunjung di Neue Nationalgalerie. Dalam pameran tersebut, robot berbentuk anjing dengan kepala silikon hiper-realistis menyerupai tokoh dunia seperti Elon Musk, Mark Zuckerberg, Jeff Bezos, Andy Warhol, hingga Pablo Picasso terlihat “berkeliaran” di dalam ruang pamer.

Instalasi bertajuk “Regular Animals” ini menghadirkan pengalaman interaktif yang tak biasa. Robot-robot tersebut dilengkapi kamera yang menangkap lingkungan sekitar, lalu “mengeluarkan” cetakan gambar yang telah diolah kecerdasan buatan (AI) sesuai karakter tokoh yang diwakili.

Keterangan foto<br >Dari kiri robot berwajah Jeff Bezos Elon Musk Andy Warhol dan Kim Jong Un dalam instalasi Regular Animals karya Beeple di Neue Nationalgalerie Selasa 2842026 Foto Markus Schreiber Associated Press
Keterangan foto<br >Robot berwajah Kim Jong Un ditampilkan dalam instalasi Regular Animals karya Beeple di Neue Nationalgalerie Selasa 2842026 Foto Markus Schreiber Associated Press
Keterangan foto<br >Dari kiri robot berwajah Kim Jong Un Mark Zuckerberg Jeff Bezos Elon Musk Beeple Andy Warhol dan Pablo Picasso dalam instalasi Regular Animals karya Beeple di Neue Nationalgalerie Selasa 2842026 Foto Markus Schreiber Associated Press

Misalnya, robot dengan kepala Picasso menghasilkan gambar bergaya kubisme, sementara versi Warhol menghadirkan nuansa pop art. Karya ini menjadi refleksi tentang bagaimana persepsi manusia terhadap dunia kini dipengaruhi oleh teknologi dan algoritma.

“Dulu cara kita melihat dunia banyak dipengaruhi oleh seniman. Sekarang, itu banyak ditentukan oleh pemilik platform teknologi besar,” ujar Beeple, dikutip dari APNews.

Menurutnya, para pemilik teknologi memiliki kekuatan besar dalam membentuk apa yang dilihat dan dipahami publik, bahkan tanpa melalui proses politik formal.

“Mereka tidak perlu melobi PBB atau parlemen. Mereka hanya perlu mengubah algoritma,” tambahnya.

Kurator pameran, Lisa Botti, menyebut kecerdasan buatan menjadi fenomena yang sangat memengaruhi kehidupan modern, sehingga museum menjadi ruang penting untuk refleksi masyarakat.

Karya ini sebelumnya diperkenalkan di ajang Art Basel Miami Beach 2025 dan kembali dipamerkan di Berlin dengan respons publik yang luas.

Beeple sendiri dikenal sebagai pelopor gerakan “everyday” dalam seni digital, dengan konsistensi menciptakan karya setiap hari. Namanya melejit setelah karya kolase digitalnya, “Everydays: The First 5000 Days,” terjual lebih dari 69 juta dolar AS melalui Christie’s.

Instalasi ini tak hanya menawarkan pengalaman visual unik, tetapi juga menyampaikan kritik tajam terhadap dominasi teknologi dalam membentuk realitas sosial di era modern.(red)

Sumber : APNews

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights