Serdang Bedagai, NusantaraTop.co – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengerahkan personel Brigade Mobil (Brimob) untuk melakukan pengamanan pascabentrokan antara masyarakat dan pihak PT Bridgestone di Desa Tinokkah, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan setelah insiden yang terjadi pada Kamis (25/6/2026) sore.
“Kami telah menurunkan sejumlah personel Brimob untuk melakukan pengamanan di lokasi pascakonflik di kawasan PT Bridgestone,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, Jumat (26/6/2026).
Menurut Ferry, penanganan perkara tersebut berada di wilayah hukum Polres Tebing Tinggi. Saat ini, kepolisian memprioritaskan upaya pengamanan agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
“Peristiwa tersebut masuk wilayah hukum Polres Tebing Tinggi. Saat ini Polda Sumut fokus melakukan pengamanan di lokasi untuk mengantisipasi bentrokan susulan,” ujarnya.
Sebelumnya, bentrokan antara warga dan pihak PT Bridgestone diduga dipicu sengketa lahan agraria di kawasan perkebunan perusahaan tersebut.
Akibat kericuhan itu, sedikitnya 27 unit sepeda motor dan satu unit truk fuso hangus terbakar. Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi, kendaraan roda dua yang dibakar diduga merupakan milik para karyawan PT Bridgestone.
Selain kerusakan kendaraan, insiden tersebut juga mengakibatkan empat orang karyawan PT Bridgestone dilaporkan mengalami luka tembak. Namun hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki asal-usul tembakan yang menyebabkan para korban terluka.
Polda Sumut belum menyampaikan secara resmi kronologi lengkap maupun pihak yang bertanggung jawab atas aksi pembakaran kendaraan dan insiden penembakan tersebut. Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti bentrokan, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengidentifikasi pelaku yang terlibat.
Masyarakat di sekitar lokasi diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Kepolisian memastikan akan terus meningkatkan pengamanan hingga situasi benar-benar kondusif serta menindak tegas setiap pihak yang terbukti melanggar hukum dalam peristiwa tersebut. (red)












