DaerahHukum

Honorer Damkar Bandar Lampung Bacok Tetangga hingga 20 Kali, Polisi Ungkap Motif Dendam karena Listrik

×

Honorer Damkar Bandar Lampung Bacok Tetangga hingga 20 Kali, Polisi Ungkap Motif Dendam karena Listrik

Sebarkan artikel ini
Honorer Damkarmat Kota Bandar Lampung menyerahkan diri ke polisi setelah sempat buron karena membacok tetangganya sendiri. (Dok. Istimewa)

Jakarta, NusantaraTop.co – Polisi mengungkap motif di balik aksi pembacokan brutal yang dilakukan seorang honorer Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bandar Lampung berinisial SS (33) terhadap tetangganya, Yudi Kurniawan. Aksi yang menyebabkan korban mengalami sekitar 20 luka bacokan itu diduga dipicu dendam akibat persoalan instalasi listrik.

Kanit Reskrim Polsek Natar, Ipda Adek Suci Pebrianto, mengatakan pelaku meyakini kerusakan instalasi listrik di rumahnya disebabkan oleh korban.

“Pelaku merasa listrik di rumahnya rusak akibat korban. Setelah sempat diperbaiki, beberapa hari kemudian listrik kembali mengalami kerusakan. Saat hendak memperbaikinya karena tiang listrik berada di depan rumah korban, korban disebut tidak mengizinkan. Hal itu membuat pelaku emosi, menyimpan dendam, hingga akhirnya melakukan pembacokan,” ujar Ipda Adek saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).

Menurut polisi, berdasarkan keterangan keluarga pelaku, instalasi listrik di rumah SS memang sering mengalami korsleting. Namun pelaku terus menuduh korban sebagai penyebab kerusakan tersebut hingga rasa kesalnya memuncak.

Menyerahkan Diri Setelah Buron

Pelarian SS akhirnya berakhir setelah ia menyerahkan diri kepada pihak kepolisian. Sebelumnya, honorer Damkar Kota Bandar Lampung itu sempat menjadi buronan usai melakukan pembacokan di Perumahan Sidosari 3, Dusun Cisarua, Desa Muara Putih, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat (26/6/2026) sore.

Kapolsek Natar, AKP Setio Budi Howo, mengatakan pelaku kini telah diamankan dan menjalani proses hukum.

“Pelaku telah diamankan dan saat ini menjalani proses penyidikan. Ia dipersangkakan melanggar Pasal 466 KUHP,” katanya.

Senjata tajam jenis golok yang digunakan honorer Damkarmat Kota Bandar Lampung membacok tetangganya secara brutal disita polisi. (Dok. Istimewa).

Korban Diserang Saat Mengisi Bensin Mobil

Peristiwa bermula sekitar pukul 16.30 WIB ketika korban berada di depan rumahnya usai membeli bensin eceran untuk mengisi bahan bakar mobil angkot miliknya.

Saat korban sedang membuka tutup tangki dalam posisi menunduk, pelaku datang menggunakan sepeda motor sambil membawa sebilah golok dan langsung menyerang dari arah belakang.

Korban berusaha menyelamatkan diri dengan menangkis serangan menggunakan tangan, kaki, bahkan sebuah bangku yang berada di sekitar lokasi. Namun pelaku terus melayangkan bacokan secara berulang hingga korban tersungkur.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian leher, kedua tangan, paha, serta kedua kaki dengan total sekitar 19 hingga 20 luka bacokan.

Korban sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung sebelum dirujuk ke RSUD Abdul Moeloek untuk menjalani operasi akibat luka yang cukup serius.

Pelaku Mengakui Perbuatannya

Dalam proses penyelidikan, polisi sempat mendatangi rumah pelaku untuk melakukan penangkapan. Namun, SS sudah tidak berada di lokasi.

Beberapa jam kemudian, pihak keluarga membawa pelaku ke Polsek Natar dan menyerahkannya kepada penyidik.

Saat diperiksa, SS mengakui seluruh perbuatannya.

Kasus pembacokan ini sempat menjadi perhatian publik karena tingkat kekerasan yang dialami korban. Polisi masih melanjutkan penyidikan untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.(red)

Sumber : Liputan 6

Editor : Pahotan M Hutagalung

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights