Mancanegara

Balok Beton dan Crane Proyek Tol M82 Ambruk di Thailand, Dua Orang Tewas

×

Balok Beton dan Crane Proyek Tol M82 Ambruk di Thailand, Dua Orang Tewas

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto: Kendaraan terlihat ringsek setelah tertimpa balok beton dan crane proyek jalan layang Motorway M82 yang roboh di Jalan Rama II, Provinsi Samut Sakhon, Thailand, Kamis (15/1/2026).(Foto : Facebook / Fire Rescue Thailand)

Samut Sakhon, NusantaraTop.co – Insiden fatal kembali terjadi dalam proyek pembangunan jalan tol di Thailand. Balok beton dan sebuah crane roboh di Jalan Rama II, dekat Paris Garden Inn, Provinsi Samut Sakhon, Kamis pagi (15/1/2026), menimpa kendaraan yang tengah melintas.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 09.15 waktu setempat. Balok beton (segment) bersama launching gantry crane, yang digunakan dalam pembangunan ruas layang Motorway No. 82, tiba-tiba ambruk ke badan jalan Rama II arah keluar kota, tepat sebelum jembatan penyeberangan Sungai Tha Chin.

Akibat kejadian itu, dua mobil ringsek tertimpa reruntuhan, dan dua orang dilaporkan tewas di lokasi kejadian. Aparat setempat langsung menutup sebagian jalur untuk proses evakuasi dan penyelidikan.

Menteri Transportasi Thailand Phiphat Ratchakitprakarn, didampingi Sekretaris Tetap Kementerian Transportasi Chayatan Phromsorn serta Direktur Jenderal Departemen Jalan Raya Piyapong Jiwattanakulpaisarn, turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan penanganan darurat berjalan cepat.

Runtuhnya balok beton dan crane terjadi saat proses pembangunan jalan layang Motorway No. 82 ruas Bang Khun Thian–Ban Phaeo (Rama II Elevated Road) Tahap 2, yang membentang dari kawasan Ekkachai hingga Ban Phaeo. Proyek ini berada di ruas Highway No. 35, tepatnya dari KM 29+772 hingga KM 31+207, dengan panjang sekitar 1,435 kilometer.

Proyek strategis tersebut memiliki nilai anggaran sebesar 1,86 miliar baht, dan dikerjakan oleh Italian-Thai Development Plc (ITD) sebagai kontraktor utama pekerjaan sipil.

Insiden ini menambah catatan kelam proyek Motorway No. 82. Sebelumnya, pada 29 November 2024, kejadian serupa juga terjadi di lokasi pembangunan jalan layang yang sama. Saat itu, balok beton dan crane roboh ketika proses penyambungan segmen, menewaskan enam pekerja dan melukai sembilan orang lainnya.

Pemerintah Thailand kini tengah mendalami penyebab runtuhnya konstruksi tersebut, termasuk aspek keselamatan kerja dan prosedur teknis proyek, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.(RED)

Sumber : nationalthailand.com

Editor : Pahotan M Hutagalung

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights