Mancanegara

Banjir besar di Vietnam tewaskan 41 orang, 52.000 rumah terendam air

×

Banjir besar di Vietnam tewaskan 41 orang, 52.000 rumah terendam air

Sebarkan artikel ini
Banjir besar merendam lebih dari 52.000 rumah dan menyebabkan sekitar setengah juta rumah tangga serta tempat usaha mengalami pemadaman listrik di Vietnam bagian tengah. (Foto : Getty Image)

Curah hujan ekstrem pecahkan rekor sejak 1993

Vietnam, NusantaraTop.co – Hujan tanpa henti dan banjir besar melanda Vietnam bagian tengah sejak akhir pekan lalu, menewaskan setidaknya 41 orang, sementara pencarian terhadap 9 orang lainnya masih berlangsung. Laporan media pemerintah, Jumat (21/11/2025)  menyebutkan lebih dari 52.000 rumah terendam dan sekitar 500 ribu rumah serta tempat usaha terputus dari aliran listrik.

Curah hujan selama tiga hari terakhir tercatat melampaui 1,5 meter, bahkan di sejumlah wilayah mencapai rekor lebih tinggi dibandingkan puncak banjir besar tahun 1993 yang mencapai 5,2 meter.

Pemerintah menyebut bencana ini sebagai satu dari rangkaian cuaca ekstrem yang menghantam Vietnam dalam beberapa bulan terakhir. Dua topan Kalmaegi dan Bualoi  sebelumnya telah meninggalkan kerusakan besar dan korban jiwa. Total kerugian akibat bencana alam di Vietnam pada Januari – Oktober 2025 ditaksir mencapai US$2 miliar atau sekitar Rp32 triliun..

Wilayah yang terdampak paling parah termasuk Hoi An, Nha Trang, serta kawasan perkebunan kopi di dataran tinggi tengah. Di Provinsi Dak Lak, sentra kopi terbesar Vietnam, puluhan ribu rumah dilaporkan terendam dan panen kopi semakin tertunda akibat badai sebelumnya.

Otoritas setempat telah menyatakan status darurat menyusul longsor yang merusak jalan-jalan utama. Jalur masuk menuju kota wisata terkenal Da Lat melalui Mimosa Pass bahkan terputus setelah sebagian badan jalan ambruk ke jurang. Sebuah bus dilaporkan nyaris terperosok ke celah tersebut.

Foto-foto yang beredar memperlihatkan warga terjebak di atap rumah, sementara video yang viral menunjukkan jembatan gantung di Provinsi Lam Dong terlepas dari penyangganya akibat derasnya arus banjir.

https://x.com/volcaholic1/status/1991444481867149719?s=20

Seorang pemilik restoran di Nha Trang, Bui Quoc Vinh, mengatakan usahanya terendam hampir satu meter.

“Saya khawatir dengan perabotan restoran dan toko-toko saya, tetapi tidak ada yang bisa dilakukan sekarang. Hujan belum berhenti, air juga belum surut,” katanya.

Sementara itu, militer dan kepolisian telah dikerahkan untuk membuka tempat pengungsian darurat dan mengevakuasi warga ke lokasi yang lebih aman. Kondisi cuaca diperkirakan masih berlangsung hingga setidaknya hari Minggu.

Para ahli menyebut perubahan iklim menjadi faktor yang memperparah intensitas badai dan banjir di Vietnam, membuat bencana meteorologi semakin kuat dan sering terjadi.(red)

Sumber : BBC News

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights