NusantaraTop.co – Untuk pertama kalinya dalam sejarah, para astronom berhasil memotret langsung sebuah planet muda yang sedang tumbuh di dalam celah cincin gas dan debu yang mengelilingi bintang muda. Planet tersebut diberi nama WISPIT 2b, sebuah protoplanet raksasa gas yang massanya diperkirakan lima kali lebih besar dari Jupiter.
Penemuan bersejarah ini diumumkan melalui jurnal Astrophysical Journal Letters pada 26 Agustus 2025, dipimpin oleh astronom University of Arizona, Laird Close, bersama mahasiswa pascasarjana Leiden Observatory, Richelle van Capelleveen.
Bayi Planet Raksasa
WISPIT 2b tergolong masih sangat muda, berusia sekitar 5 juta tahun—hampir 1.000 kali lebih muda dari Bumi. Planet ini berada pada jarak sekitar 437 tahun cahaya dari Bumi, mengorbit bintang muda bernama WISPIT 2.
Para ilmuwan menyebut WISPIT 2b sebagai “protoplanet” karena masih dalam proses mengumpulkan material untuk tumbuh menjadi planet utuh. Meski begitu, ukurannya sudah luar biasa besar, jauh melampaui Jupiter.

Bukti Pertama Planet di Celah Cincin
Selama ini, teori menyebut bahwa celah atau cincin kosong pada cakram protoplanet terbentuk karena planet muda yang menyapu debu dan gas di sekitarnya. Namun, belum pernah ada bukti langsung yang menunjukkan planet berada di dalam celah tersebut.
Kini, WISPIT 2b menjadi objek pertama yang benar-benar terdeteksi berada di lokasi tersebut. Para peneliti juga menemukan titik kedua yang diduga sebagai kandidat planet lain, yang masih menunggu penelitian lanjutan.
Teknologi Canggih di Balik Penemuan
Bintang WISPIT 2 pertama kali diamati menggunakan teleskop raksasa VLT-SPHERE di Cile, milik European Southern Observatory. Kemudian, protoplanet WISPIT 2b berhasil dipotret secara langsung menggunakan instrumen MagAO-X, sebuah sistem pencitraan eksoplanet berkontras tinggi di Teleskop Magellan 2 (Clay) di Observatorium Las Campanas, Cile.
Instrumen ini mampu menangkap cahaya H-alpha, yaitu cahaya yang dipancarkan saat gas hidrogen jatuh ke planet muda. Dalam pengamatan ini, para astronom melihat sebuah titik terang jelas di celah cincin bintang—yang ternyata adalah WISPIT 2b.

Langkah Besar dalam Studi Pembentukan Planet
Penemuan ini tidak hanya memberikan bukti kuat bahwa planet muda bisa membentuk celah pada cakram protoplanet, tetapi juga membuka jalan bagi penelitian lebih lanjut tentang bagaimana sistem planet, termasuk Tata Surya, terbentuk miliaran tahun lalu.
“WISPIT 2b memberi kita jendela unik untuk melihat proses kelahiran planet secara langsung,” ujar tim peneliti.
Penelitian ini mendapat dukungan dari NASA Exoplanet Research Program, serta pendanaan dari National Science Foundation dan Heising-Simons Foundation. (red)
Sumber : Nasa
Editor : Pahotan M Hutagalung












