MancanegaraRagam

Rapper Bob Vylan Tuai Kecaman di Glastonbury: Seruan “Death to IDF” Picu Seruan Penangkapan, BBC Disorot

×

Rapper Bob Vylan Tuai Kecaman di Glastonbury: Seruan “Death to IDF” Picu Seruan Penangkapan, BBC Disorot

Sebarkan artikel ini
Penyanyi Bob Vylan, **Bobby Vylan**, melakukan **crowdsurfing** dari atas **panggung West Holts** Kredit: PA

London, NusantaraTop.co – Penampilan kontroversial grup rap-punk Bob Vylan di Festival Glastonbury 2025 menuai gelombang kecaman dan memicu krisis politik serta etika penyiaran publik di Inggris. Duo yang terdiri dari Bobby Vylan dan Bobbie Vylan itu memicu kemarahan ketika menyerukan “Death to the IDF” (Tentara Pertahanan Israel) di atas panggung — sebuah slogan yang dianggap sebagian kalangan sebagai ujaran kebencian dan hasutan kekerasan.

Pernyataan tersebut disiarkan langsung oleh BBC melalui layanan streaming iPlayer, memicu badai kritik dari anggota parlemen, tokoh publik, kelompok Yahudi, hingga Perdana Menteri Sir Keir Starmer.

Shadow Home Secretary Minta Penangkapan Bob Vylan

Shadow Home Secretary Chris Philp menyerukan agar Bob Vylan “ditangkap dan diadili segera.” Ia menyamakan seruan rapper itu dengan kasus Lucy Connolly, istri anggota dewan Tory yang dijatuhi hukuman penjara karena cuitan kontroversial.

“Ini jelas incitement to violence. Jika hukum berlaku adil, mereka harus ditindak sama seperti Lucy Connolly,” kata Philp kepada The Telegraph.

BBC dalam Sorotan: “Sickening Hate Rally” Disiarkan Langsung

PM Starmer menuntut penjelasan dari Direktur Utama BBC, Tim Davie, menyebut insiden itu “tidak bisa dibenarkan.” Sementara Culture Secretary Lisa Nandy langsung meminta klarifikasi bagaimana pengawasan editorial bisa gagal.

“Glastonbury berubah jadi ajang kebencian yang memuakkan,” kata Lord Austin, seraya mempertanyakan penggunaan dana lisensi publik untuk siaran yang menyulut kontroversi nasional.

Penyanyi Bob Vylan melambaikan bendera Palestina
Kredit: Shutterstock Editorial

Bob Vylan, Palestina, dan Seruan “From the River to the Sea”

Selain seruan anti-IDF, Bob Vylan juga terdengar meneriakkan slogan pro-Palestina, “From the river to the sea, Palestine will be free” — frasa yang dipandang oleh sebagian komunitas Yahudi sebagai seruan penghapusan negara Israel.

Slogan tersebut membuat situasi semakin panas, memperkuat narasi bahwa Glastonbury 2025 memberikan ruang bagi ujaran kebencian yang mengarah pada ekstremisme.

Polisi dan OFCOM Turun Tangan

Avon and Somerset Police menyatakan sedang menilai bukti video untuk menentukan kemungkinan tindak pidana. Regulator penyiaran Inggris, OFCOM, diminta untuk menyelidiki peran BBC dalam menyiarkan konten yang “secara jelas mengandung ujaran kebencian.”

BBC Minta Maaf, Tapi Tak Akan Tayang Ulang

BBC merilis pernyataan:

“Beberapa komentar selama penampilan Bob Vylan sangat menyinggung. Kami sudah beri peringatan saat siaran langsung, dan tidak akan memutar ulang penampilan tersebut secara on-demand.”

Pendapat Terpecah: Antara Kebebasan Berekspresi dan Batas Etika

Komentar dari tokoh publik juga beragam. Rob Rinder, pengacara sekaligus selebritas Inggris, menegaskan:

“Anda bisa bela Palestina tanpa menghapus eksistensi Yahudi. Jika aktivisme Anda tak menyisakan ruang untuk keselamatan dan duka orang lain, itu bukan aktivisme – itu kebencian.”

Namun sebaliknya, Lord Hain, mantan menteri kabinet, menganggap reaksi publik berlebihan:

“Ini cuma bagian dari musik  kadang keras, kadang menyakitkan, tapi bagian dari kebebasan berekspresi.”

Kontroversi Bob Vylan mencerminkan dilema klasik antara kebebasan berekspresi dan batas ujaran kebencian. Di tengah konflik geopolitik yang sensitif, penyiaran publik seperti BBC dituntut bijak: menyiarkan realitas tanpa menormalisasi ekstremisme.

Apakah Glastonbury masih layak disebut festival musik  atau kini jadi panggung politik? Jawabannya, mungkin tergantung siapa yang berdiri di atas panggung. (red)

Sumber : TheSun

Editor : Pahotan M Hutagalung

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights