Jakarta, NusantaraTop.co – Upaya mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional semakin menguat. Badan Pangan Nasional (NFA) menerima audiensi dari Dewan Pertahanan Nasional (DPN) dalam rangka menjajaki kolaborasi strategis lintas sektor, khususnya dalam menghadapi dinamika global yang mengancam stabilitas pasokan pangan.
Pertemuan ini dipimpin oleh Deputi Geostrategi DPN Mayjen TNI Ari Yulianto dan Deputi Geoekonomi Dr. Yayat Ruyat, yang disambut langsung oleh jajaran NFA. Sinergi antara lembaga pangan dan pertahanan ini dinilai sebagai langkah penting dalam membangun ekosistem pangan nasional yang kokoh dan berkelanjutan.
“Pangan adalah elemen krusial dalam sistem pertahanan negara. Stabilitas pasokan dan harga pangan bukan hanya urusan ekonomi, tapi juga menyangkut keamanan nasional,” ungkap Mayjen Ari Yulianto dalam pertemuan tersebut, di Jakarta, dikutip dari situs Badan Pangan Nasional, Selasa (24/6/2025).
Sekretaris Utama NFA, Sarwo Edhy, menyambut positif inisiatif kerja sama tersebut. Menurutnya, ketahanan pangan yang sejati hanya bisa dicapai jika stok pangan tersedia secara memadai dan berkelanjutan.
“Kalau kita bicara swasembada, inti utamanya ada di ketersediaan. Kalau stoknya lebih dari cukup, maka ketahanan pangan otomatis aman,” tegas Sarwo.
Ia menambahkan, NFA tidak hanya bertugas menjaga stabilisasi pasokan dan harga, tetapi juga mendorong diversifikasi pangan sebagai strategi jangka panjang dalam memperkuat ketahanan nasional.
Salah satu langkah konkret NFA adalah penyusunan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Komoditas Lokal. Perpres ini menjadi landasan penting dalam upaya mengurangi ketergantungan terhadap beras, dengan mengembangkan sumber karbohidrat alternatif dari pangan lokal seperti sagu, jagung, singkong, dan talas.
“Kami mendorong pemda—provinsi, kabupaten, kota—untuk membina industri pangan lokal, agar sumber karbohidrat alternatif bisa berkembang dan mendukung swasembada nasional,” tambah Sarwo Edhy.
Pertemuan antara NFA dan DPN menandai babak baru kolaborasi strategis lintas sektor untuk memperkuat fondasi ketahanan pangan Indonesia. Dengan menyatukan visi antara sektor pertahanan dan pangan, diharapkan lahir sebuah ekosistem pangan nasional yang tangguh, adaptif, dan berdaulat di tengah tantangan global yang terus berkembang.(red)












