MancanegaraPolitikTeknologi & Digital

Trump Sarankan PM Inggris Keir Starmer Gunakan Militer Hentikan Migrasi Ilegal

×

Trump Sarankan PM Inggris Keir Starmer Gunakan Militer Hentikan Migrasi Ilegal

Sebarkan artikel ini
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Ibu Negara Melania Trump berpose dengan Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer dan istrinya di Chequers, Inggris. Pertemuan ini membahas isu migrasi ilegal, Palestina, perang Ukraina, hingga kerja sama teknologi AI antara AS dan Inggris. (BBC News)

London, NusantaraTop.co – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyarankan Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer, agar mempertimbangkan penggunaan militer untuk menghentikan arus migrasi ilegal di Inggris.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam konferensi pers bersama Starmer di Chequers, Kamis (18/9/2025), usai pertemuan bilateral yang menandai akhir kunjungan kenegaraan keduanya di Inggris.

Trump mengaku telah membicarakan persoalan migrasi dengan Starmer. Ia menyinggung kebijakan keras yang dijalankan pemerintahannya di AS untuk mengamankan perbatasan.

“Saya katakan kepada perdana menteri, saya akan menghentikannya. Tidak masalah apakah Anda memanggil militer atau menggunakan cara lain,” ujar Trump.

Dalam wawancara dengan Fox News, Trump kembali mendesak Starmer mengambil sikap tegas terhadap imigrasi yang menurutnya merugikan Inggris.

Bahas Palestina hingga AI

Selain isu migrasi, konferensi pers juga menyinggung sejumlah topik global mulai dari pengakuan negara Palestina, perang Ukraina, energi, hingga kebebasan berbicara.

Trump menegaskan ketidaksetujuannya dengan rencana Starmer untuk mengakui negara Palestina di sidang umum PBB pekan depan. Ia menuding Hamas menggunakan sandera sebagai “umpan” di Gaza.

Sementara itu, kedua pemimpin sepakat mempererat kerja sama di bidang teknologi. Mereka menandatangani kesepakatan “Tech Prosperity Deal” yang akan memperkuat investasi AS di Inggris dalam bidang kecerdasan buatan (AI), kuantum, dan teknologi baru lainnya.

Jamuan Kerajaan hingga Perbedaan Pandangan

Dalam kunjungan kenegaraan selama dua hari, Trump disambut penuh kehormatan di Kastil Windsor oleh Raja Charles dan keluarga kerajaan, termasuk menghadiri jamuan makan malam kenegaraan.

Meski menunjukkan keakraban dengan Starmer, Trump tetap menegaskan sejumlah perbedaan sikap, seperti terkait Palestina dan energi. Ia juga menyarankan Inggris membuka kembali pengeboran minyak dan gas di Laut Utara guna mengatasi krisis harga energi.

Starmer sendiri menegaskan pemerintahannya sudah mengambil langkah serius mengatasi migrasi ilegal, termasuk kerja sama pengembalian migran dengan Prancis. Namun ia mengakui “tidak ada peluru perak” dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Hingga September ini, lebih dari 30 ribu orang tercatat menyeberangi Selat Inggris dengan perahu kecil—angka tertinggi dalam periode yang sama sejak data dicatat pada 2018.

Trump dan Ibu Negara Melania meninggalkan Inggris melalui Bandara Stansted menggunakan Air Force One, Kamis malam, usai konferensi pers penutup.(*)

Sumber : BBC News

Editor : Pahotan M Hutagalung

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights