News

Update Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: 5 Tewas, Puluhan Luka Dirawat di RSUD Bekasi

×

Update Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: 5 Tewas, Puluhan Luka Dirawat di RSUD Bekasi

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan kereta api terjadi antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL tujuan Cikarang pada Senin (27/4/2026) malam.

Bekasi, NusantaraTop.co – Jumlah korban dalam kecelakaan kereta api antara Argo Bromo Anggrek dan KRL tujuan Cikarang di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam, terus bertambah. Hingga Selasa (28/4/2026) pagi, tercatat lima orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa selain korban meninggal, masih ada sekitar tiga orang yang terperangkap dalam proses evakuasi.

“Perlu kami sampaikan update dari korban, saat ini meninggal dunia ada 5 orang. Kemudian yang masih terperangkap sekitar 3 orang. Dan yang sudah menjalani observasi di rumah sakit berjumlah 79 orang,” ujarnya.

Para korban telah dirujuk ke sejumlah rumah sakit di sekitar lokasi, di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Di RSUD Bekasi, tercatat tiga korban meninggal dunia dan 50 korban luka dirawat. Pendataan dilakukan secara intensif oleh pihak rumah sakit untuk memastikan identitas para korban.

Pantauan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bekasi sejak Senin malam menunjukkan suasana haru. Keluarga korban terus berdatangan mencari kerabat mereka. Tangisan dan teriakan terdengar bersahutan, sementara ambulans silih berganti membawa korban dari lokasi kejadian.

Baca Juga : Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Argo Bromo Anggrek Tabrak Commuter Line, Penumpang Panik

Pihak rumah sakit juga menempelkan daftar nama korban di area IGD guna memudahkan pencarian oleh keluarga.

Data Korban Tewas (RSUD Bekasi):

  1. Nuryati (P), 9 Oktober 1963 (pulang)
  2. Enggar Retno (P), 14 Maret 1991
  3. Nurlaela (P), 17 Mei 1986 (pulang)

Data Korban Luka (RSUD Bekasi):

  1. Desvita (P), 1 Januari 1970
  2. Ahmad Nur Syahril (L), 25 Oktober 1997
  3. Subur Sagita (L), 5 Maret 1975
  4. Shovy Salsabila (P), 27 Mei 2001
  5. Siti Maryam (P), 11 Maret 1989
  6. Rivan Mandar (L), 14 Desember 1993
  7. Anggita R. Utami (P), Oktober 1989
  8. Hari Septiansah (L), 28 September 1998
  9. Dwi Apriliana (P), 26 April 1996
  10. Ratri Intan A (P), 18 Mei 1999
  11. Andi Saputra (L), 27 April 1996 (pulang)
  12. Sausan Sarifah (P), 14 Desember 1996
  13. Dinasti Kusuma W (P), 25 Oktober 2001
  14. Yuliana (P), 27 April 1996
  15. Ira Indira Putri (P), 23 Desember 1996
  16. Heri Septiansyah (L), 27 April 1996
  17. R. Rustiati (P), 8 September 1970
  18. Amalia Hasanah Ulfa (P), 15 November 1994
  19. Vira Oktaviani Putri (P), 29 Oktober 1998 (rujuk RS Mitra Plumbon)
  20. Yuliana Nur Pratama (P), 19 Juli 2001 (rujuk RS Siloam)
  21. Nuryati (P), 7 Januari 1985
  22. Nuriah Indah Rahmati (P), 9 Oktober 2004
  23. Fitria Husni (P), 11 Maret 2000
  24. Anggita (P), 3 Oktober 1989
  25. Leni Julianti (P), 30 Juli 1992
  26. Purwanti (P), 26 Maret 1972
  27. Yunita Endang (P), 29 September 1984
  28. A. Regita (P), 5 April 1997
  29. Subandi (L), 1 April 1984
  30. Muchlis (L), 27 April 1996
  31. Riki (L), 27 April 2001
  32. Alivia (P), 22 April 2001
  33. Dewi Sagita (P), 13 Desember 1996
  34. Stefani Sofia (P), 27 April 2004
  35. Eri Rustiati (P), 8 September 1970
  36. Ester R. Guguk (P), 27 November 1998
  37. M. Anwar (L), 27 April 1996
  38. Laili (L), 11 November 1999
  39. Rivan (L), 27 April 1994
  40. Ayunda R (P), 12 Juni 2001
  41. Mustika Ayu Pujiana (P), 11 September 1982
  42. Suryati (P), 5 April 1975
  43. Evi (P), 17 Oktober 1973
  44. Shofie (P), 27 Mei 2001
  45. Iie Suwendi (L), 1 April 1984
  46. Dewi Suryani (P), 12 September 1990
  47. Despita (P), 16 Desember 1977
  48. Choirunnisa R (P), 10 Desember 2000
  49. Rista Triana (P), 13 Januari 1991 (pulang)
  50. Pamilang Rani Situmorang (P), 14 Desember 1993

Selain fokus pada penanganan korban, PT KAI juga telah mendirikan posko tanggap darurat di area Stasiun Bekasi untuk mempercepat koordinasi.

Hingga kini, proses evakuasi masih berlangsung dan penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.(red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights