Medan, Nusantaratop.co – Sebanyak 20 unit rumah di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut) mengalami rusak berat akibat cuaca ekstrem terjadi pada Senin (21/4/2024).
Hal itu berdasarkan laporan yang diterima Selasa (22/4/2024) dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut), di Medan, Selasa, Kecamatan Tarutung dan Kecamatan Siatas Barita.
Pusdalops PB Sumut mencatat wilayah cuaca ekstrim meliputi Kecamatan Tarutung dan Kecamatan Siatas Barita yang mengakibatkan hujan deras disertai angin kencang puting beliung.
Pusdalops PB merinci, tiga (3) rumah rusak sedang, dan satu (1) rumah rusak ringan di Kecamatan Tarutung. Sedangkan di Kecamatan Siatas barita sebanyak dua (2) rumah tercatat mengalami rusak ringan akibat peristiwa tersebut.
Pusdalops PB Sumut mendata enam desa dari dua kecamatan di daerah itu terdampak, yaitu Desa Simamora, Desa Hutagalung Siwaluompu, Desa Hutapea Banuarea, Desa Siraka Oloan, Desa Pansurnapitu, dan Desa Lumban Siagian Julu yang berada di Kecamatan Siatas Baritas.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan berdasarkan laporan yang diterima tidak ada jumlah pengungsi.
“Jumlah luka-luka dan meninggal dunia berdasarkan laporan yang diterima juga nihil,” ujar Sri Wahyuni.
Yuyun sapaan akrabnya mengatakan mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan sejumlah pemangku kebijakan terkait. “BPBD setempat telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan serta melakukan asesmen di lokasi,” kata dia.
Berdasarkan laporan Pusdalops PB Sumut, kondisi terkini atas kejadian bencana alam tersebut akan dilakukan langkah perbaikan.(red/ant)












