OlahragaSumut

Medan Run 2025 Diharapkan Lahirkan Pelari Nasional Asal Sumut

×

Medan Run 2025 Diharapkan Lahirkan Pelari Nasional Asal Sumut

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Tigor Tanjung (tengah) memberikan keterangan di Medan, Sumatera Utara, Minggu (13/7/2025). ANTARA/

Medan, NusantaraTop.co – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Tigor Tanjung, menyampaikan bahwa ajang Medan Run 2025 yang digelar oleh Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet lari nasional asal Sumatera Utara.

“Sumut punya sejarah panjang dalam dunia atletik, terutama lari jarak jauh. Banyak atlet nasional yang lahir dari daerah ini dan mengukir prestasi internasional,” ujar Tigor dalam sambutannya di Medan, Minggu (13/7/2025).

Ia menyebut beberapa nama besar seperti Gurnam Singh, peraih medali perunggu Asian Games 1992; Parluatan Siregar, pemecah rekor Sea Games; serta pelari legendaris Mardi Lestari. Jejak prestasi ini membuktikan bahwa Sumut adalah tanah yang subur bagi bibit-bibit pelari andal.

“Harapan kita, Medan Run ini bisa memunculkan generasi baru atlet pelari yang dapat bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” tambahnya.

Ketua PASI Sumut, David Luther, juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya ajang tersebut. Ia menilai Medan Run 2025 bukan hanya sekadar lomba lari, melainkan bentuk nyata pencarian bakat atletik sejak usia dini.

“Kami bangga karena panitia menunjukkan keseriusan dengan menyediakan kategori berdasarkan kelompok umur, yang tentu saja penting dalam pembinaan atlet,” ujarnya.

Medan Run 2025 diikuti oleh sekitar 3.366 peserta, dengan kategori master untuk pria dan wanita, serta umum, dengan jarak tempuh 5 kilometer dan 10 kilometer.

Tak hanya sukses sebagai ajang olahraga, Medan Run 2025 juga mencatatkan rekor nasional. BMPD meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas pelari terbanyak yang membeli minuman kopi seharga Rp1 menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Sebanyak 3.366 peserta tercatat melakukan transaksi unik ini, menjadikannya bagian dari sejarah rekor nasional.

Kegiatan ini dinilai mampu membangun semangat olahraga sekaligus mendukung inklusi keuangan digital di kalangan masyarakat.(red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights