Medan, NusantaraTop.co — Sebanyak 360 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 01 Embarkasi Medan resmi memasuki Asrama Haji Medan, Selasa (21/04/2026). Kedatangan kloter perdana ini menjadi penanda dimulainya operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M dari Embarkasi Medan, sekaligus menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya dikelola langsung oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.
Jemaah yang berasal dari Kota Binjai dan Kota Medan tersebut tiba di Aula Jabal Nur dan langsung mengikuti proses penerimaan secara tertib. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bersama tim pendamping sigap mengarahkan jemaah untuk duduk sesuai nomor manifes guna memudahkan proses verifikasi dan pengaturan rombongan.
Dari total 360 jemaah, sebanyak 223 orang berasal dari Binjai dan 131 dari Medan. Komposisi jemaah didominasi perempuan sebanyak 212 orang, sementara laki-laki berjumlah 148 orang. Mereka didampingi enam petugas yang terdiri dari TPHI, TPIHI, tenaga medis, serta Petugas Haji Daerah (PHD). Kloter ini juga terbagi dalam sembilan rombongan yang masing-masing dipimpin oleh seorang ketua rombongan (karom).
Salah satu tahapan penting yang dilakukan setibanya di asrama adalah pembagian kartu Nusuk, yakni identitas digital yang menjadi akses utama jemaah selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. Pembagian kartu diawali kepada ketua regu, kemudian didistribusikan kepada seluruh anggota jemaah.
Ketua PPIH Embarkasi Medan, Dr. H. Zulkifli Sitorus, MA, menegaskan bahwa kartu Nusuk merupakan dokumen paling krusial dalam pelaksanaan haji tahun ini. Ia mengingatkan agar jemaah menjaga kartu tersebut dengan baik dan tidak menyalahgunakannya.
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini menjadi babak baru dengan hadirnya Kementerian Haji dan Umrah sebagai penyelenggara utama, sehingga diharapkan tata kelola haji menjadi lebih terintegrasi dan profesional.
Para jemaah juga diimbau untuk tetap waspada terhadap barang bawaan, menjaga kondisi fisik, serta memanfaatkan waktu istirahat sebelum menjalani tahapan lanjutan. Selanjutnya, seluruh jemaah akan menjalani rangkaian persiapan akhir di Asrama Haji Medan sebelum diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional Kualanamu.
Tahun ini, layanan keberangkatan juga mengalami peningkatan. Jemaah tidak lagi melalui terminal kargo, melainkan langsung diberangkatkan melalui terminal internasional Gate 12 dengan fasilitas garbarata guna memberikan kenyamanan lebih.
Keberagaman usia turut mewarnai kloter ini. Jemaah tertua tercatat atas nama Sonimin Amat Ngariman (81) asal Binjai, sementara jemaah termuda adalah Nazwa Mora Kania Nasution (20) asal Medan.
Dengan persiapan yang semakin matang, PPIH Embarkasi Medan berharap seluruh proses penyelenggaraan haji tahun ini berjalan lancar, mulai dari keberangkatan hingga pemulangan, serta seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur.(red)
Laporan : Dara Mustika
Editor : Pahotan M Hutagalung












