Medan, NusantaraTop.co – Suasana Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Minggu (26/04/2026), berubah hangat dan penuh energi saat Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, melepas langsung 127 jemaah haji asal Tapanuli Selatan (Tapsel) yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Medan.
Kehadiran orang nomor satu di Tapsel tersebut memberikan semangat tersendiri bagi para jemaah yang didominasi kaum ibu. Wajah-wajah ceria dan penuh harap tampak jelas saat mereka bersiap menempuh perjalanan sekitar 40 hari menuju Tanah Suci.
Kloter 5 sendiri terdiri dari 355 jemaah yang berasal dari enam daerah di Sumatera Utara. Dari jumlah tersebut, 127 jemaah berasal dari Tapanuli Selatan dengan rincian 39 pria dan 88 wanita.
Namun, suasana paling meriah terjadi ketika Gus Irawan menyebut nama Tapsel dan menyampaikan doa serta pesan kepada para jemaah.
“Jaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Ini rukun kelima dari rukun Islam, butuh fisik prima dan hati yang tenang. Makan dijaga, istirahat cukup, obat rutin diminum. Jangan memaksakan diri,” pesannya dengan nada penuh perhatian.
Ia juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga nama baik bangsa selama berada di Tanah Suci.
“Kita boleh lahir di Sipirok, di Angkola, di Batang Toru. Tapi begitu kaki menjejak Makkah, kita membawa nama Indonesia. Tunjukkan bahwa orang Tapsel itu disiplin, ramah, dan taat aturan,” tegasnya.
Doa agar seluruh jemaah menjadi haji mabrur dan hajah mabruroh pun dipanjatkan, disambut lantunan “amin” yang menggema di seluruh aula.
Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera pataka kepada pimpinan kloter, disaksikan oleh Zulkifli Sitorus, petugas haji, ketua rombongan, serta keluarga pengantar yang tampak haru melepas keberangkatan.
Bagi para jemaah Tapsel, perjalanan ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga membawa amanah dan kehormatan daerah. Harapan besar pun mengiringi langkah mereka—agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan kembali ke tanah air dengan keberkahan.(red)
Laporan : Dara Mustika
Editor : Pahotan M Hutagalung












