Rotterdam, NusantaraTop.co – Kapal pesiar MV Hondius yang terdampak wabah hantavirus akhirnya bersandar di pelabuhan Rotterdam, Belanda, pada Senin waktu setempat untuk menjalani proses disinfeksi menyeluruh.
Kapal tersebut membawa 25 awak dan dua tenaga medis saat tiba di pelabuhan terbesar di Eropa itu. Otoritas setempat memastikan seluruh awak akan menjalani karantina serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Direktur Kesehatan Masyarakat Rotterdam, Yvonne van Duijnhoven, mengatakan proses disinfeksi kapal diperkirakan memakan waktu sekitar tiga hari sesuai protokol kesehatan Belanda.
“Beruntung sejauh ini awak kapal tidak menunjukkan gejala. Risiko terhadap publik juga sangat rendah,” ujarnya kepada Associated Press.
Otoritas kesehatan menegaskan bahwa seluruh prosedur ketat diterapkan untuk mencegah penyebaran virus ke masyarakat umum. Kapal juga akan diperiksa sebelum diizinkan kembali beroperasi.
Sebelumnya, sedikitnya 11 kasus hantavirus dilaporkan di kapal tersebut, termasuk sembilan kasus yang telah dikonfirmasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Sejumlah penumpang dan awak juga telah dikarantina di Belanda, sementara kasus lain masih dipantau di berbagai negara termasuk Amerika Serikat dan Kanada.
Hantavirus umumnya menular melalui kontak dengan kotoran hewan pengerat, namun varian Andes yang ditemukan dalam insiden ini diduga memiliki potensi penularan antarmanusia dalam kondisi tertentu.
Perusahaan pemilik kapal menyatakan tidak ada perubahan jadwal operasional, dengan pelayaran berikutnya tetap direncanakan pada akhir Mei 2026. (red/nbc16.com)
Editor : Pahotan M Hutagalung












