DaerahHukum

Anak Bupati Pelalawan Positif Ganja dan Etomidate Usai Penggerebekan Pesta Narkoba di Pekanbaru

×

Anak Bupati Pelalawan Positif Ganja dan Etomidate Usai Penggerebekan Pesta Narkoba di Pekanbaru

Sebarkan artikel ini
Polresta Pekanbaru dan BNNK Pekanbaru saat konferensi pers terkait penangkapan 13 orang pelaku pesta narkoba di tempat hiburan malam, Selasa (26/5/2026). AF, anak bupati Palalawan ikut diamankan tapi akhirnya dilepas

Pekanbaru, NusantaraTop.co — Penggerebekan pesta narkoba di salah satu tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru menghebohkan publik setelah salah satu yang diamankan merupakan anak kepala daerah di Riau.

Akhmet Fidel Akbari Zukri atau akrab disapa Fidel, berinisial AF, anak dari Bupati Pelalawan Zukri Misran, dinyatakan positif mengonsumsi ganja dan etomidate berdasarkan hasil tes urine.

AF bersama 13 orang lainnya diamankan aparat gabungan saat diduga melakukan pesta narkoba bersama sejumlah pria dan wanita di tempat hiburan malam tersebut.

Kasus ini menjadi sorotan setelah BNNK Pekanbaru menyebut AF positif ganja meski yang bersangkutan mengaku tidak pernah mengonsumsi ganja secara langsung.

Digerebek Aparat Gabungan

Penggerebekan dilakukan aparat gabungan dari Polisi Militer TNI AD, Pom TNI AU, Propam Polda Riau, dan Polresta Pekanbaru pada Minggu (24/5/2026) dini hari.

Kapolresta Pekanbaru, Muharman Arta, mengatakan sebanyak 13 orang diamankan dan diserahkan ke Satresnarkoba Polresta Pekanbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Terhadap 13 orang penyalahgunaan narkotika ini, diserahkan ke Polresta Pekanbaru,” ujar Muharman saat konferensi pers di Pekanbaru, Selasa (26/5/2026).

Para pelaku terdiri dari delapan pria dan lima wanita yang berasal dari Pekanbaru, Kampar hingga Pelalawan.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi turut menyita barang bukti berupa ganja kering dan cairan etomidate dari sejumlah pelaku.

Muharman menyebut hasil tes urine menunjukkan seluruh pelaku positif narkoba.

“Tiga orang positif memakai ganja, selebihnya positif etomidate,” katanya.

BNNK: AF Tidak Terbukti Menggunakan Ganja Secara Langsung

Kepala BNNK Pekanbaru, Wawan Setiawan, menjelaskan hasil asesmen terhadap AF.

Menurutnya, AF memang dinyatakan positif ganja dan etomidate. Namun, pihaknya menyebut AF tidak terbukti menggunakan ganja secara langsung.

“Kok bisa tidak menggunakan ganja tapi tiba-tiba positif. Ternyata dua tersangka lain sedang menghisap ganja di dalam toilet, lalu AF masuk ke toilet tersebut,” ujar Wawan.

Ia mengatakan pihaknya bahkan telah meminta penjelasan medis terkait kemungkinan seseorang positif ganja akibat menghirup asap di ruang tertutup.

“Dan saya tanya ke dokter, apakah bisa positif ganja jika situasinya seperti itu, menghirup asap dari udara? Ternyata bisa. Dan yang bersangkutan mengaku tidak menggunakan ganja,” jelasnya.

Jalani Rehabilitasi Rawat Jalan

Meski hasil tes urine menunjukkan AF positif ganja, ia tetap membantah menggunakan narkotika tersebut secara langsung.

Berdasarkan hasil asesmen terpadu, AF tidak diproses pidana dan hanya diwajibkan menjalani rehabilitasi rawat jalan sebanyak empat kali.

Sementara seorang lainnya berinisial MAY direkomendasikan menjalani rehabilitasi rawat inap selama tiga bulan karena dinilai sebagai pengguna berat.

Sedangkan 11 orang lainnya dinilai tidak terlibat jaringan peredaran narkotika dan diwajibkan menjalani rehabilitasi rawat jalan di BNNK Pekanbaru.(red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights