DaerahSumut

Kapendam I/BB Tegaskan Wartawan Bukan “Binaan”, Melainkan Mitra Strategis

×

Kapendam I/BB Tegaskan Wartawan Bukan “Binaan”, Melainkan Mitra Strategis

Sebarkan artikel ini
Suasana silaturahmi dan coffee morning antara jajaran Pendam I/Bukit Barisan bersama wartawan di Media Center Makodam I/BB, Medan, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat kemitraan dan komunikasi antara TNI dengan insan pers.

Medan, NusantaraTop.co – Suasana Media Center Makodam I/Bukit Barisan mendadak cair saat kegiatan Coffee Morning bersama puluhan wartawan, Kamis (4/6/2026). Momen itu terjadi setelah Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf. Sandy S.I.P., melontarkan pernyataan tegas mengenai hubungan TNI dengan insan pers.

“Kita bermitra ya, bukan yang lain. Teman-teman wartawan independen, bukan binaan. Istilah binaan kesannya agak gimana gitu,” ujar Sandy yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan para wartawan.

Menurut Sandy, hubungan antara TNI dan media harus dibangun secara setara tanpa sekat atasan dan bawahan. Ia menilai wartawan memiliki peran penting sebagai jembatan informasi kepada masyarakat sekaligus pengawas sosial terhadap institusi.

“Wartawan itu mitra strategis. Jembatan informasi ke rakyat. Kalau disebut binaan, seolah-olah kami yang mengendalikan. Padahal kami butuh dikritik, butuh dikawal,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Sandy didampingi Wakapendam I/BB Letkol Parada Napitupulu dan Waaster Kasdam I/BB Letkol Restu P. Simbolon.

Sandy juga membagikan pengalamannya selama bertugas di berbagai daerah, termasuk saat berdinas di Manado, Sulawesi Utara, di mana dirinya terbiasa berdiskusi santai dengan para wartawan.

Ia mengaku memahami marwah profesi jurnalistik karena memiliki keluarga yang berprofesi sebagai wartawan.

“Paman saya, kakak dari ibu, wartawan di Batam, Kepulauan Riau. Jadi saya paham betul marwah profesi ini. Makanya Pendam I/BB wajib membuka pintu 24 jam untuk teman-teman wartawan,” katanya.

Sementara itu, Wakapendam I/BB Letkol Parada Napitupulu menegaskan komitmen TNI dalam menjaga integritas prajurit dan meminta wartawan tidak ragu melaporkan apabila menemukan pelanggaran yang dilakukan anggota TNI.

“Kalau ada prajurit kami main narkoba, judi online, memeras rakyat, laporkan. Jangan takut. Kami yang pertama menindak. Ini komitmen,” tegas Parada.

Ia juga mengingatkan seluruh prajurit untuk selalu menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

“Saya keliling tugas di Indonesia, prinsip saya satu, jangan pernah sakiti rakyat. Itu harga mati,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Waaster Kasdam I/BB Letkol Restu P. Simbolon mendorong insan pers untuk menyajikan berita yang menarik dan kreatif agar informasi mengenai kegiatan TNI dapat diterima lebih luas oleh masyarakat.

“Bikin judul yang kuat dan menarik supaya masyarakat penasaran membaca. Karya bakti TNI-AD itu banyak, tapi kalau penyampaiannya datar, bisa lewat begitu saja. Media punya kekuatan itu,” katanya.

Kegiatan dialog berlangsung santai dan interaktif. Para wartawan menyampaikan berbagai masukan dan ide, sementara jajaran Pendam I/BB menampung seluruh aspirasi yang disampaikan.

Melalui kegiatan tersebut, Kodam I/Bukit Barisan menegaskan komitmennya membangun hubungan kemitraan yang terbuka, profesional, dan saling menghormati dengan insan pers demi penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat.(red)

Laporan : Dara Mustika 

Editor : Pahotan M Hutagalung

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights