DaerahHAJI 2026NasionalSumut

Wamen Haji Dahnil Anzar Sambut Jemaah Kloter 16 Debarkasi Medan: Oleh-Oleh Terbaik adalah Haji Mabrur

×

Wamen Haji Dahnil Anzar Sambut Jemaah Kloter 16 Debarkasi Medan: Oleh-Oleh Terbaik adalah Haji Mabrur

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak (tengah), menyapa dan berdialog langsung dengan jemaah haji Kloter 16 Debarkasi Medan saat acara penyambutan di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Sabtu (20/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Dahnil menegaskan bahwa oleh-oleh terbaik dari Tanah Suci adalah predikat haji mabrur dan hajah mabrurah yang tercermin dalam peningkatan ibadah, akhlak, dan kepedulian sosial setelah kembali ke Tanah Air. Foto: Humas PPIH Medan/NusantaraTop.co.

MEDAN, NusantaraTop.co – Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyambut langsung kedatangan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 16 Debarkasi Medan di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Sabtu (20/6/2026).

Dalam sambutannya, Dahnil menegaskan bahwa oleh-oleh paling berharga yang dibawa pulang dari Tanah Suci bukanlah kurma, cokelat maupun sajadah, melainkan predikat haji mabrur dan hajah mabrurah yang tercermin dalam peningkatan kualitas ibadah, akhlak, serta kepedulian sosial setelah kembali ke Tanah Air.

Kloter 16 tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, pada pukul 06.35 WIB sebelum diberangkatkan menuju Asrama Haji Medan untuk mengikuti proses debarkasi dan penerimaan resmi. Kedatangan para jemaah disambut langsung oleh Dahnil bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara sekaligus Ketua PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan, Zulkifli Sitorus.

Di hadapan ratusan jemaah, Dahnil mengungkapkan rasa syukur karena seluruh jemaah tiba kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat.

“Kurma akan habis, cokelat akan habis, sajadah akan usang. Namun ada satu oleh-oleh yang tidak akan pernah habis, yaitu haji yang mabrur dan hajah yang mabrurah. Mudah-mudahan setelah pulang ke rumah, salat semakin baik, sedekah semakin banyak, dan akhlak semakin mulia,” ujarnya.

Atas nama Pemerintah Republik Indonesia, Presiden Prabowo Subianto, serta Kementerian Haji dan Umrah, Dahnil turut mendoakan seluruh jemaah agar memperoleh predikat haji mabrur dan hajah mabrurah serta senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam suasana penuh kehangatan, Dahnil juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama penyelenggaraan ibadah haji masih terdapat pelayanan yang belum sepenuhnya memenuhi harapan jemaah. Menurutnya, berbagai masukan yang diterima akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji pada masa mendatang.

“Kami mohon maaf apabila masih ada pelayanan yang kurang berkenan. Berbagai masukan dan evaluasi dari jemaah akan menjadi perhatian kami agar penyelenggaraan haji ke depan semakin baik dan semakin memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah,” katanya.

Selain itu, Dahnil menilai kegiatan seremonial penyambutan jemaah haji sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Menurutnya, para jemaah yang baru kembali dari Tanah Suci lebih membutuhkan waktu untuk segera berkumpul bersama keluarga.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan kekompakan selama pelaksanaan ibadah haji, Dahnil menyematkan selempang penghargaan kepada Ketua Kloter 16, Alfian Baharuddin, serta Dokter Kloter, Nurudz Dzakiyah Nasution. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi mereka dalam menjaga kebersamaan dan pelayanan selama perjalanan ibadah haji.

Usai acara penyambutan, Dahnil turun langsung menemui para jemaah di tempat duduk masing-masing. Ia berdialog santai, mendengarkan pengalaman selama berada di Arab Saudi, sekaligus menerima berbagai masukan terkait pelayanan haji.

Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Kurangi Masa Tunggu

Dalam sesi wawancara bersama awak media, Dahnil mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap kedisiplinan dan ketertiban jemaah haji Indonesia yang dinilai semakin baik dibandingkan banyak negara lain.

Menurutnya, Presiden meminta Kementerian Haji dan Umrah yang baru dibentuk untuk fokus pada tiga aspek utama, yakni peningkatan kualitas pelayanan, keselamatan jemaah, dan kenyamanan selama menjalankan ibadah.

“Presiden menyampaikan apresiasi kepada jemaah haji Indonesia yang relatif lebih tertib dibandingkan banyak negara lain. Beliau juga meminta Kementerian Haji dan Umrah fokus pada pelayanan yang prima, menjaga keselamatan jemaah, serta memastikan kenyamanan selama menjalankan ibadah haji,” ungkapnya.

Selain itu, pemerintah juga terus mencari berbagai formula guna memperpendek masa tunggu keberangkatan haji yang masih menjadi harapan masyarakat Indonesia.

Angka Kematian Jemaah Menurun

Pada bidang kesehatan, Dahnil menyebut angka kematian jemaah haji Indonesia tahun ini mengalami penurunan dibandingkan musim haji sebelumnya.

“Tahun lalu angka kematian jemaah hampir mencapai 500 orang, sedangkan tahun ini berada pada kisaran 300 orang. Ini merupakan perkembangan yang baik, namun ke depan kami ingin angka tersebut terus menurun melalui penguatan layanan kesehatan dan pembinaan kebugaran jemaah sejak sebelum keberangkatan,” jelasnya.

Untuk mendukung upaya tersebut, Kementerian Haji dan Umrah tengah menyiapkan program manasik kesehatan guna meningkatkan kebugaran fisik calon jemaah. Menurut Dahnil, sekitar 95 persen aktivitas ibadah haji merupakan aktivitas fisik sehingga kesiapan kesehatan menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan ibadah.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh petugas haji, termasuk Petugas Haji Daerah (PHD), harus menjalankan fungsi pelayanan secara profesional dan mengikuti pelatihan yang lebih ketat agar kualitas pelayanan kepada jemaah semakin meningkat.

PPIH Medan Apresiasi Kehadiran Wamen

Sementara itu, Ketua PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI ke Debarkasi Medan.

Menurutnya, kehadiran Dahnil menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap jemaah haji sekaligus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji mulai dari masa persiapan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci hingga proses pemulangan ke Indonesia.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Wakil Menteri Haji dan Umrah RI yang telah berkenan hadir menyambut dan menyapa langsung jemaah haji Debarkasi Medan. Kehadiran beliau memberikan semangat bagi seluruh petugas sekaligus menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap pelayanan jemaah haji,” ujar Zulkifli.

Ia menambahkan, berbagai arahan yang disampaikan Wakil Menteri terkait peningkatan kualitas pelayanan, penguatan aspek kesehatan jemaah, profesionalisme petugas, serta upaya mewujudkan penyelenggaraan haji yang lebih efektif akan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh jajaran PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan.

Berdasarkan data PPIH Embarkasi Medan, Kloter 16 berjumlah 355 orang yang terdiri dari 349 jemaah dan enam petugas kloter. Mayoritas jemaah berasal dari Kota Medan sebanyak 346 orang, sementara sisanya berasal dari Kabupaten Asahan, Kota Padangsidimpuan, dan Kabupaten Deli Serdang.

Setelah seluruh proses debarkasi selesai, para jemaah menerima paspor, air zamzam, serta barang bawaan sesuai manifes sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing. Kepulangan mereka disambut penuh haru oleh keluarga yang telah lama menanti sekaligus menandai berakhirnya perjalanan spiritual di Tanah Suci dengan harapan seluruh jemaah mampu menjaga kemabruran haji dalam kehidupan sehari-hari.(red)

Laporan : Dara Mustika

Editor : Pahotan M Hutagalung

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights