DaerahSumut

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara 30 Juni 2026: Medan Diguyur Hujan Sedang, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

×

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara 30 Juni 2026: Medan Diguyur Hujan Sedang, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

Sebarkan artikel ini
Hujan Sedang ( Foto : Istimewa/NusantaraTop.co)

Medan, NusantaraTop.co – Sebagian besar wilayah di Provinsi Sumatera Utara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Selasa (30/6/2026). Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi jalan licin, genangan air, serta berkurangnya jarak pandang saat hujan turun.

Berdasarkan prakiraan cuaca, Kota Medan diperkirakan mengalami hujan sedang dengan suhu berkisar 25–29 derajat Celsius dan tingkat kelembapan mencapai 81–98 persen. Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Kota Sibolga serta Kabupaten Nias.

Sementara itu, sejumlah daerah lainnya diprediksi mengalami hujan ringan, di antaranya Kabupaten Deli Serdang, Langkat, Karo, Simalungun, Asahan, Labuhanbatu, Mandailing Natal, Serdang Bedagai, Batu Bara, Dairi, Toba, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Samosir, Labuhanbatu Selatan, Kota Binjai, Kota Tebing Tinggi, Kota Pematangsiantar, Kota Tanjungbalai, Kota Gunungsitoli, serta beberapa wilayah lainnya.

Di wilayah Tapanuli Selatan dan Kota Padangsidimpuan, kondisi cuaca didominasi udara kabur, sedangkan Labuhanbatu Utara diprakirakan berawan sepanjang hari.

Suhu Udara Berkisar 17–32 Derajat Celsius

Secara umum, suhu udara di Sumatera Utara berada pada kisaran 17 hingga 32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan relatif tinggi antara 56 hingga 99 persen. Kondisi ini berpotensi membuat cuaca terasa lebih lembap, terutama di wilayah pesisir dan dataran rendah.

Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

Masyarakat yang hendak beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk menyiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan, terutama di daerah yang diperkirakan mengalami hujan sejak siang hingga malam hari.

Pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi ruas jalan yang rawan tergenang maupun licin akibat hujan.

Sementara itu, nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir disarankan untuk terus memantau informasi cuaca terbaru guna mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights