Asahan, NusantaraTop.co – Kecelakaan tunggal melibatkan bus Isuzu milik PO CV Karya Agung bernomor polisi BK 7074 WA terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), kawasan Air Batu, Kabupaten Asahan, Senin (29/6/2026). Insiden tersebut mengakibatkan sembilan orang mengalami luka-luka setelah bus hilang kendali dan menghantam bangunan doorsmeer milik warga.
Selain merusak bangunan doorsmeer, kecelakaan juga menyebabkan sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat milik warga yang berada di lokasi mengalami kerusakan.
Diduga, kecelakaan dipicu kondisi jalan yang licin akibat hujan sehingga bus tergelincir sebelum menabrak tembok bangunan dengan keras.
Akibat benturan tersebut, seluruh penumpang beserta sopir mengalami berbagai jenis luka, mulai dari luka robek hingga patah tulang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Identitas Korban
Berikut identitas sembilan korban yang mengalami luka-luka:
- Wahyono (44), sopir bus, warga Kabupaten Simalungun, mengalami luka robek serius pada kaki kiri dan dirujuk ke RSU Kisaran.
- Muhammad Yasir Fadli (29), warga Desa Aek Paing Atas, Kabupaten Labuhanbatu, mengalami patah tulang paha kiri dan dirawat di RSU Wira Husada Kisaran.
- Ramla Benedikta Br Sijabat (54), warga Cikampak, Aek Batu, Labuhanbatu Selatan, mengalami patah tangan kanan dan cedera bahu kiri, dirawat di RSU Wira Husada Kisaran.
- Santi (44), warga Rambung Susu, Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, mengalami luka pada lengan kiri dan menjalani perawatan di RSU Wira Husada Kisaran.
- Rahmad Dani (45), warga Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, mengalami luka robek di kepala dan memar pada bahu kiri.
- Novita Dahlyana Hutabarat (41), warga Rantau Kasai, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, mengalami luka robek pada lutut kiri.
- Roselli Tamba (47), warga Desa Mampang, Kotapinang, Labuhanbatu Selatan, mengalami luka lebam pada mata kiri.
- Naimi Gracella Sihotang (13), warga Kotapinang, Labuhanbatu Selatan, mengalami luka robek pada pipi dan patah tulang tangan kiri.
- Liebe Hani Sitompul (13), warga Desa Aek Kuo, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu, mengalami luka pada lutut kiri dan telah mendapat perawatan di Klinik Permata Bunda Air Batu.
Sebagian besar korban menjalani perawatan medis di RSU Wira Husada Kisaran, sementara sopir dirujuk ke RSU Kisaran karena mengalami luka cukup serius.

Polisi: Jalan Licin dan Sopir Diduga Kurang Konsentrasi
Kanit Gakkum Satlantas Polres Asahan, IPDA Julfren H. Situmorang, membenarkan adanya kecelakaan tersebut.
Ia menjelaskan, bus yang membawa delapan penumpang dan seorang sopir itu melaju dari arah Rantauprapat menuju Kisaran.
“Bus tersebut datang dari arah Rantauprapat menuju arah Kisaran dengan kecepatan tinggi. Kondisi jalan basah karena hujan, diduga sopir kurang berkonsentrasi sehingga mobil tergelincir dan menabrak tembok doorsmeer warga,” ujar IPDA Julfren H. Situmorang, Selasa (30/6/2026).
Bus Dievakuasi untuk Pemeriksaan
Usai kejadian, petugas mengevakuasi bangkai bus yang mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian depan kendaraan.
Bus kemudian diamankan ke Pos Lantas Polres Asahan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan teknis terhadap kondisi kendaraan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Polisi juga mengimbau seluruh pengemudi yang melintas di Jalinsum, khususnya saat hujan, agar mengurangi kecepatan, meningkatkan konsentrasi, dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.(red)












