Petropavlovsk-Kamchatsky, NusantaraTop.co– Semenanjung Kamchatka di wilayah timur jauh Rusia dilanda salah satu krisis cuaca terburuk dalam enam dekade terakhir. Wilayah tersebut mencatat curah salju tertinggi dalam 60 tahun, dengan ketebalan salju di sejumlah titik mencapai lebih dari dua meter.
Kondisi ekstrem ini menyebabkan kendaraan tertimbun salju, jalan dan akses transportasi lumpuh, serta memaksa otoritas setempat menetapkan status keadaan darurat di Kota Petropavlovsk-Kamchatsky.
Gubernur Kamchatka, Yevgueni Belyaev, mengumumkan pemberlakuan status darurat melalui akun Telegram resminya. Ia menegaskan bahwa meskipun hujan salju telah berhenti, situasi di lapangan masih tergolong kritis.
“Di Petropavlovsk-Kamchatsky diberlakukan rezim keadaan darurat mulai hari ini,” ujar Belyaev.

Dua Orang Tewas, Risiko Longsor Masih Mengancam
Otoritas setempat mengonfirmasi dua orang meninggal dunia akibat runtuhan salju dan es dari atap bangunan. Salah satu korban merupakan pria berusia 60 tahun yang ditemukan saat proses pembersihan salju, sementara korban lainnya tewas akibat tertimpa longsoran salju.
Belyaev memperingatkan bahwa ancaman longsor masih tinggi, meski intensitas hujan salju telah mereda. Menurutnya, dibutuhkan waktu berhari-hari untuk memulihkan kondisi akibat rangkaian siklon kuat yang melanda wilayah tersebut.
“Situasinya masih kompleks. Jumlah salju yang sangat besar membuat pembersihan seluruh jalur transportasi tidak bisa dilakukan dengan cepat,” jelasnya.

Transportasi Lumpuh, Truk Tahanan Dikerahkan
Tebalnya salju turut melumpuhkan sistem transportasi umum. Untuk menjaga mobilitas warga, Garda Nasional Rusia terpaksa mengerahkan truk yang biasanya digunakan untuk mengangkut tahanan sebagai sarana transportasi darurat.
Pemerintah daerah menyebut lalu lintas di jalan utama telah dibuka, namun sejumlah titik masih mengalami kemacetan dan hambatan serius.
“Masih terdapat beberapa titik penyempitan jalur. Layanan komunal bekerja maksimal agar transportasi umum bisa kembali beroperasi sepenuhnya,” kata Belyaev.
Cuaca Ekstrem Landa Rusia
Fenomena cuaca ekstrem ini tidak hanya terjadi di Kamchatka. Dalam beberapa pekan terakhir, sebagian besar wilayah Rusia mengalami suhu ekstrem di bawah nol derajat serta curah salju tinggi, mulai dari Moskow, Saint Petersburg, hingga kawasan selatan negara tersebut.
Otoritas Rusia terus mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko runtuhan salju, es, serta gangguan infrastruktur akibat kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil.
Sumber : elhorizonte












