DaerahSumut

Di Tengah Medan Sulit, Tim SAR Brimob Evakuasi Korban Longsor Sembahe

×

Di Tengah Medan Sulit, Tim SAR Brimob Evakuasi Korban Longsor Sembahe

Sebarkan artikel ini

Sibolangit, NusantaraTop.co – Di tengah kondisi medan yang sulit, Tim SAR Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara bergerak cepat mengevakuasi korban bencana tanah longsor di kawasan Pemandian Sembahe Serumpun Bambu, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (8/4/2026).

Peristiwa longsor yang terjadi di wilayah Deli Serdang ini memicu respons cepat dari personel Brimob yang langsung menuju lokasi dengan membawa berbagai peralatan pendukung. Mulai dari kendaraan angkut personel, alat pelindung diri (APD), peralatan manual, hingga perlengkapan evakuasi dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian korban.

Dalam proses evakuasi yang dilakukan di kawasan Pemandian Sembahe Serumpun Bambu, tim berhasil menemukan enam orang korban. Lima di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu korban lainnya selamat meski mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.

Seluruh korban kemudian dibawa ke RSUD Pancur Batu untuk penanganan lebih lanjut.

Selain menelan korban jiwa, bencana longsor juga mengakibatkan kerusakan material yang cukup signifikan. Sedikitnya delapan unit rumah atau pondok wisata dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat tertimbun material longsor.

Baca Juga : Longsor di Sembahe Deli Serdang, 5 Warga Tewas Tertimbun Material

Baca Juga : Seluruh Korban Longsor Sembahe Ditemukan, 5 Meninggal Dunia dan 1 Selamat

Upaya evakuasi dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan keselamatan personel serta efektivitas pencarian di tengah kondisi medan yang menantang. Hingga saat ini, personel Brimob masih berada di lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus membantu proses pembersihan material longsor guna mempercepat pemulihan akses di area terdampak.

Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, menyampaikan bahwa seluruh personel terus berupaya maksimal dalam menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.

“Kami berkomitmen untuk melakukan evakuasi dan penanganan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan. Kehadiran kami di sini adalah bentuk tanggung jawab untuk membantu masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, khususnya di wilayah rawan longsor. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat terdampak.

Laporan: Jonathan Panggabean
Editor: Pahotan M Hutagalung

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights