MancanegaraOlahraga

FIDE dan Freestyle Chess Resmi Gelar Kejuaraan Dunia Freestyle Chess 2026 di Jerman

×

FIDE dan Freestyle Chess Resmi Gelar Kejuaraan Dunia Freestyle Chess 2026 di Jerman

Sebarkan artikel ini
Jan Henric Buettner melakukan langkah pembuka seremonial pada Desember lalu di Qatar, dengan Presiden FIDE Arkady Dvorkovich turut hadir. Foto: Lennart Ootes/FIDE.

JERMAN, NusantaraTop.co — Federasi Catur Dunia (FIDE) resmi menjalin kerja sama dengan organisasi Freestyle Chess untuk menggelar FIDE Freestyle Chess World Championship 2026. Kejuaraan dunia catur varian freestyle ini dijadwalkan berlangsung pada 13–15 Februari 2026 di Weissenhaus, sebuah resor mewah bintang lima di pesisir Laut Baltik, Jerman.

Pengumuman kerja sama tersebut disampaikan pada Rabu (waktu setempat), atau hanya sekitar satu bulan menjelang pelaksanaan turnamen. Ajang bergengsi ini akan memperebutkan total hadiah sebesar 300 ribu dolar AS, dengan juara utama membawa pulang 100 ribu dolar AS.

FIDE mengonfirmasi bahwa enam pemain telah memastikan tiket ke kejuaraan dunia melalui hasil mereka di Freestyle Chess Grand Slam Tour 2025. Keenam pecatur elite tersebut adalah:

  • GM Magnus Carlsen
  • GM Levon Aronian
  • GM Fabiano Caruana
  • GM Vincent Keymer
  • GM Arjun Erigaisi
  • GM Javokhir Sindarov

Dua slot tersisa akan diisi melalui jalur nominasi. Freestyle Chess telah menetapkan GM Hans Niemann sebagai salah satu peserta berdasarkan performanya di Grand Slam Freestyle Chess di Las Vegas. Sementara satu tiket terakhir akan ditentukan melalui Play-In Tournament di Chess.com pada 14–15 Januari 2026.

Kejuaraan dunia ini akan diikuti delapan pemain dan digelar hanya dalam waktu tiga hari, dengan format sebagai berikut:

  • Jumat, 13 Februari: Babak round-robin cepat (10+5). Empat pemain teratas lolos ke semifinal.
  • Sabtu, 14 Februari: Semifinal dan laga penentuan peringkat (25+10).
  • Minggu, 15 Februari: Final dan laga penentuan peringkat (25+10).

Seluruh posisi akhir, dari peringkat pertama hingga kedelapan, akan ditentukan langsung di papan catur.

Turnamen ini menjadi kejuaraan dunia pertama untuk varian freestyle chess sejak FIDE menggelar Fischer Random World Championship pada 2019 dan 2022, yang masing-masing dimenangi GM Wesley So dan GM Hikaru Nakamura.

Kerja sama ini sekaligus menandai berakhirnya konflik terbuka antara FIDE dan Freestyle Chess yang berlangsung sejak 2024. Sebelumnya, Freestyle Chess—yang didirikan Magnus Carlsen bersama pengusaha Jerman Jan Henric Buettner—sempat berencana menobatkan juara dunia freestyle tanpa persetujuan FIDE.

Presiden FIDE, Arkady Dvorkovich, menegaskan bahwa kesepakatan baru ini menetapkan otoritas yang jelas dalam penyelenggaraan kejuaraan dunia catur.

“Kejuaraan dunia ini dan perjanjian kerja sama yang ditandatangani membawa FIDE dan Freestyle Chess berada dalam kerangka olahraga yang jelas dan transparan,” ujar Dvorkovich.

Sementara itu, CEO Freestyle Chess Jan Henric Buettner menyebut kolaborasi ini sebagai langkah logis setelah sukses menggelar musim perdana Grand Slam.

“Tujuan kami sejak awal adalah membangun struktur kompetisi yang serius. Kejuaraan dunia bersama FIDE adalah puncak kompetisi yang jelas dan terdefinisi,” kata Buettner.

Meski demikian, GM Hikaru Nakamura dipastikan absen dari daftar peserta. Juara dunia Fischer Random 2022 itu menolak undangan dengan alasan format turnamen yang dinilainya terlalu singkat dan persiapan yang terburu-buru.

Selain turnamen utama, penyelenggara juga mengumumkan akan menggelar laga ekshibisi catur freestyle putri di Weissenhaus. Bahkan, FIDE dan Freestyle Chess memastikan rencana penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Freestyle Chess Putri pertama pada akhir 2026 dengan total hadiah 50 ribu dolar AS.(red)

Sumber : Chess.com

Editor : Pahotan M Hutagalung

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights