Binjai, NusantaraTop.co —
Seorang warga Kota Binjai, Siskaria br Simbolon, yang dikenal sebagai istri dari mantan perwira Polri, Kompol (Purn) H. Kajiman Sihotang, menyampaikan keluhan atas lambatnya penanganan laporan dugaan pencemaran nama baik yang telah hampir satu tahun bergulir di Polres Binjai.
Dalam surat terbuka yang diterima redaksi, Siskaria mengungkapkan rasa kecewanya karena belum ada kejelasan terhadap laporan polisi yang dibuat suaminya sejak Oktober 2024. Ia menilai, meski sudah dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan, hasilnya belum menunjukkan perkembangan berarti.
“Kami ini keluarga besar Polri, tapi rasanya tidak ada lagi rasa persaudaraan. Sudah hampir setahun laporan suami saya tidak ada kejelasan,” tulis Siskaria dalam suratnya.
Menurutnya, laporan dugaan tindak pidana penghinaan dan pencemaran nama baik tersebut telah terdaftar di Polres Binjai dengan beberapa terlapor. Namun hingga kini, ia belum menerima pemberitahuan resmi terkait perkembangan terakhir penyelidikan.
“Kata Kanit, yang kena dua orang. Tapi sampai sekarang tidak juga diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum. Kami hanya ingin keadilan dan kepastian hukum,” lanjutnya.
Siskaria juga menyebutkan bahwa dirinya sempat berkoordinasi dengan beberapa penyidik di unit terkait, namun belum memperoleh hasil konkret. Ia bahkan menyinggung kondisi kesehatan suaminya yang kini menurun akibat tekanan dan kekecewaan terhadap proses hukum yang tak kunjung tuntas.
“Suamiku sudah sakit-sakitan. Kami ingin keadilan, bukan belas kasihan,” tulisnya dengan nada haru.
Sementara itu, berdasarkan surat resmi Polres Binjai Nomor: B/362/XI/2024/Reskrim tertanggal 22 November 2024, yang juga diterima oleh redaksi NusantaraTop.co, Kamis (9/10/2025), pihak kepolisian telah menyatakan bahwa laporan tersebut masih dalam proses penyelidikan dan memerlukan waktu untuk pendalaman kasus. Surat itu ditandatangani oleh Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP M. Rijal Pratama, STK, SIK, dengan penegasan bahwa pelapor dapat menghubungi penyidik untuk percepatan proses.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Binjai belum memberikan keterangan resmi tambahan terkait perkembangan terbaru laporan tersebut.
Siskaria berharap pihak kepolisian dapat menunjukkan komitmen dan profesionalitas dalam penanganan kasus, terutama terhadap masyarakat yang mencari keadilan tanpa dukungan finansial besar.
“Kami hanya minta perhatian dan rasa persaudaraan. Kalau begini, bagaimana nasib orang kecil yang ingin mencari keadilan?” tutupnya.
Catatan: Redaksi NusantaraTop.co akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan berupaya mengonfirmasi pihak terkait untuk memastikan pemberitaan yang seimbang dan akurat.
(Tim Redaksi NusantaraTop.co)












