Medan, NusantaraTop.co – Pertarungan ekshibisi antara Gervonta Davis dan Jake Paul resmi dibatalkan menyusul munculnya tuduhan kekerasan dalam rumah tangga terhadap Davis.
Petinju juara dunia kelas ringan yang dikenal kontroversial itu sebelumnya dijadwalkan bertarung melawan YouTuber-beralih-petinju Jake Paul pada 14 November 2025 di Miami, dan disiarkan melalui Netflix.
Namun, rencana tersebut berantakan setelah Davis dituduh melakukan pemukulan dan penculikan terhadap mantan kekasihnya, Courtney Rossel.
Pihak promotor, Most Valuable Promotions (MVP) — yang didirikan bersama oleh Jake Paul — mengumumkan pembatalan acara tersebut setelah melakukan investigasi internal.
“Tim kami telah bekerja sama dengan semua pihak untuk menangani situasi ini secara bertanggung jawab.
Meskipun acara ini tidak akan dilanjutkan, kami tetap berencana agar Jake Paul tetap menjadi bintang utama dalam event Netflix pada 2025,”
ujar MVP dalam pernyataan resminya.
Jake Paul (28) juga melontarkan kritik keras terhadap Davis dalam unggahan media sosialnya.
“Gervonta Davis adalah sosok yang benar-benar bermasalah. Bekerja dengannya sangat sulit — mulai dari ketidakhadiran, perilaku tak profesional, hingga berbagai kasus hukum,”
tulis Paul.
“Saya tidak ingin memberikan panggung kepada pelaku kekerasan terhadap perempuan. Perusahaan saya menjunjung tinggi penghargaan terhadap wanita,” lanjutnya.
Paul juga menyampaikan permintaan maaf kepada para petarung pendukung (undercard) dan tim produksinya yang sudah bekerja keras menyiapkan pertarungan tersebut.
Sementara itu, pihak MVP sempat berupaya mencari pengganti lawan Davis, dengan beberapa nama besar seperti Ryan Garcia, Francis Ngannou, Terence Crawford, hingga Anthony Joshua sempat dipertimbangkan. Namun, belum ada kesepakatan hingga acara akhirnya resmi dibatalkan tanpa tanggal baru.
Davis sebelumnya ditangkap di Miami pada Juli lalu atas tuduhan serupa terhadap Rossel.
Kini, Rossel kembali mengajukan gugatan perdata yang mencakup tuduhan pemukulan berat, penyekapan, hingga ancaman pembunuhan. Ia menuntut ganti rugi lebih dari USD 50.000 (sekitar Rp 800 juta) untuk terapi akibat trauma yang dialaminya.
Hingga berita ini diturunkan, Gervonta Davis belum memberikan komentar resmi terkait tuduhan baru tersebut.(red)
Sumber : TheSun
Editor : Pahotan M Hutagalung












