Jakarta, NusantaraTop.co – Informasi mengenai pencairan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) pada April 2026 ramai beredar di media sosial seperti Facebook dan WhatsApp. Namun, kabar tersebut dipastikan tidak benar alias hoaks.
Mengutip penjelasan dari Kantor Staf Presiden, BLT Kesra merupakan program bantuan tunai yang ditujukan bagi masyarakat miskin dan rentan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar. Program ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi nasional guna menjaga daya beli masyarakat.
Namun, BLT Kesra bukan termasuk bantuan sosial utama seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Program ini bersifat tambahan dan tidak disalurkan secara rutin setiap bulan.
Sasaran penerima BLT Kesra adalah masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga 4 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga penyalurannya bergantung pada kebijakan pemerintah dan kondisi ekonomi.
Pada pelaksanaan tahun 2025, BLT Kesra diberikan sebesar Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan berturut-turut, yakni Oktober hingga Desember. Dengan demikian, total bantuan yang diterima setiap keluarga mencapai Rp900 ribu.
Terkait kabar pencairan pada April 2026, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital telah memastikan informasi tersebut tidak sesuai fakta. Bahkan, konten yang beredar diduga merupakan modus penipuan yang meminta masyarakat mengklik tautan tertentu atau mengisi data pribadi.
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi terkait kelanjutan program BLT Kesra pada tahun 2026.
Sebagai informasi, bantuan sosial yang benar-benar disalurkan pada April 2026 adalah PKH dan BPNT, bukan BLT Kesra.
Cara Cek Penerima Bansos Resmi
Masyarakat diimbau untuk selalu mengecek informasi melalui kanal resmi pemerintah guna menghindari hoaks. Pengecekan dapat dilakukan melalui:
- Website resmi:
- Kunjungi cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai KTP
- Masukkan nama lengkap
- Isi kode captcha
- Klik “Cari Data”
- Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store
- Daftar akun dengan data lengkap
- Unggah KTP dan swafoto
- Login dan cek status bantuan di menu profil
Dengan memastikan informasi dari sumber terpercaya, masyarakat diharapkan tidak mudah terjebak dalam penyebaran hoaks terkait bantuan sosial.(red)












