Medan, Nusantaratop.co – Ketua Percasi Sumatera Utara (Sumut) Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mengajak seluruh pengurus Percasi se- Sumut untuk lebih memprioritaskan pecatur usia dini (junior) berupa kegiatan dalam turnamen-turnamen dan catur sekolah.
Menurut Eddy, di usia yang dini itu akan lebih efektif untuk merangsang minat, bakat, dan prestasi atlet catur.
“Turnamen catur di sekolah memberikan pengalaman nyata bagi siswa untuk berkompetisi. Hal ini dapat meningkatkan minat mereka terhadap olahraga catur, terutama ketika melihat teman-teman sebaya juga ikut serta dan merasakan atmosfer kompetisi yang sehat,” kata Ketua Percasi Sumut dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/5/2025)
“Motivasi yang kuat itu terhadap anak-anak catur (junior) saat ada prestasi berupa hadiah, piagam penghargaan, atau pengakuan dari sekolah dan lingkungan sekitar,” jelas Eddy.
Mantan Bupati Dairi 2019-2024 ini menjelaskan, dengan mengikuti turnamen, para siswa/i junior akan belajar mengaplikasikan strategi dan taktik yang telah dipelajari di kelas atau klub catur lainnya.
Baca Juga : Percasi Medan Umumkan Juara Turnamen Catur Junior, Kinerja Berikut : Ini Kata Ketua Immanuel!
Selain itu tambah Eddy, pelajar akan berlatih mengelola emosi, mengatasi tekanan, dan mengambil keputusan cepat di bawah batas waktu (time control), seperti yang diterapkan dalam turnamen-turnamen resmi.
“Pengalaman ini sangat penting untuk membentuk mental atlet yang tangguh,” tuturnya.
Poin-poin lainnya, disampaikan Ketua Percasi Sumut berupa ;
- Membuka Peluang Pembinaan dan Seleksi Bakat

- Turnamen catur di sekolah sepreti yang dilakukan Percasi Medan bisa menjadi ajang awal untuk mengidentifikasi bakat-bakat baru. Panitia dan pelatih dapat mengamati potensi siswa yang menonjol dan memberikan pembinaan lebih lanjut, baik di tingkat sekolah, daerah, maupun nasional.
- Turnamen juga dapat menjadi batu loncatan menuju kejuaraan yang lebih besar, seperti Kejurprov atau bahkan nasional.
- Membangun Jaringan dan Persahabatan
- Melalui turnamen, siswa dapat bertemu dan bertanding dengan pecatur dari berbagai daerah atau sekolah lain. Ini membuka peluang untuk saling belajar, bertukar pengalaman, dan membangun jaringan pertemanan yang positif
- Persaingan yang sehat di antara peserta juga mendorong semangat untuk terus berkembang.
- Memberikan Pengalaman Kompetisi Sejak Dini
- Pembinaan catur sejak usia dini sangat penting untuk membentuk atlet yang berprestasi di masa depan
- Turnamen di sekolah memungkinkan siswa memulai karier kompetitif mereka sejak kecil, sehingga mereka memiliki lebih banyak waktu untuk mengembangkan keterampilan dan pengalaman bertanding. Semakin sering siswa mengikuti turnamen, semakin matang mental dan tekniknya dalam menghadapi lawan yang beragam.
- Mendorong Pembinaan Berkelanjutan
- Turnamen catur yang diadakan secara rutin di sekolah dapat menjadi agenda tetap yang mendukung pembinaan bakat secara berkelanjutan. Hal ini juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk terus mengukur perkembangan kemampuan mereka dari waktu ke waktu. (red)
Lipt : Serena Y
Editor : Pahotan M Hutagalung












