DaerahRagamSumut

Lapas Kelas I Medan Gelar Ibadah Paskah 2026, Perkuat Iman Warga Binaan

×

Lapas Kelas I Medan Gelar Ibadah Paskah 2026, Perkuat Iman Warga Binaan

Sebarkan artikel ini
Ibadah Paskah 2026 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan berlangsung khidmat bersama Komunitas Kasih Tuhan Keuskupan Agung Medan. Kegiatan ini diikuti warga binaan, petugas lapas, serta dipimpin oleh Uskup Keuskupan Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung, sebagai bagian dari pembinaan kerohanian untuk memperkuat iman dan semangat perubahan diri.

Medan, NusantaraTop.coLembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan menggelar ibadah Paskah 2026 bersama Komunitas Kasih Tuhan Keuskupan Agung Medan di Gereja Oikumene St. Paulus Lapas Kelas I Medan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), khususnya yang beragama Kristen. Tujuannya untuk memperkuat nilai spiritual, moral, serta keimanan dalam proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

Ibadah tersebut diikuti oleh staf Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemas), pegawai magang, warga binaan, serta tim dari Komunitas Kasih Tuhan yang dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung.

Pelaksanaan ibadah berlangsung khidmat dengan rangkaian acara yang diawali pujian dan nyanyian rohani, dilanjutkan khotbah, pengumpulan persembahan (kolekte), serta ditutup dengan doa bersama.

Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian memiliki peran penting dalam membentuk karakter warga binaan.

“Melalui kegiatan ibadah Paskah ini, diharapkan warga binaan dapat memperdalam iman, menumbuhkan semangat perubahan diri, serta membangun harapan baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Ia menambahkan, Lapas Kelas I Medan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya dari aspek kemandirian dan kedisiplinan, tetapi juga melalui pembinaan keagamaan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada pemulihan sosial bagi para warga binaan.(red)

Laporan : Dara Mustika

Editor : Pahotan M Hutagalung

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights