Gunungsitoli, NusantaraTop.co – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan program revitalisasi 18 satuan pendidikan di Kota Gunungsitoli, Sabtu (20/6). Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan program Pagi Ceria di UPTD SMP Negeri 2 Dharma Caraka, Gunungsitoli Selatan.
Program revitalisasi tahun anggaran 2025 ini mencakup total 18 satuan pendidikan dengan nilai bantuan sebesar Rp14,23 miliar. Rinciannya meliputi 1 PAUD, 7 SD, 4 SMP, 4 SMA, 1 SMK, serta 1 Sanggar Kegiatan Belajar/Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (SKB/PKBM). Selain itu, pemerintah juga menyerahkan bantuan perangkat internet Starlink untuk mendukung konektivitas digital di lingkungan pendidikan.
Di sela peresmian, Mendikdasmen menegaskan pentingnya pembangunan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik. Ia mengingatkan pentingnya budaya sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
“Jangan ada yang suka mem-bully, jangan ada yang suka mencaci maki temannya. Kita biasakan berkata-kata yang baik, sopan, dan santun,” ujar Abdul Mu’ti di hadapan para siswa.
Ia juga mendorong generasi muda Nias untuk percaya diri dan bangga terhadap identitas daerahnya, serta terus berprestasi melalui pendidikan yang sungguh-sungguh.
Sementara itu, sejumlah kepala sekolah dan guru penerima bantuan mengaku merasakan dampak langsung dari program revitalisasi. Kepala SD Negeri 076698 Hilizarito, Ogamuli Geyam, menyebut sekolahnya kini telah memiliki fasilitas Unit Kesehatan Sekolah (UKS) serta peningkatan jumlah toilet dari dua menjadi enam bilik.

“Sekarang kami sudah memiliki UKS lengkap dengan mebelairnya. Toilet yang sebelumnya hanya dua bilik kini menjadi enam bilik,” ungkapnya.
Di SMA Swasta Pembda 1 Gunungsitoli, guru Ester Zunia mengatakan revitalisasi telah meningkatkan kenyamanan belajar siswa. Sebelumnya, ruang kelas kerap terganggu panas dan kebocoran saat hujan, namun kini kondisi jauh lebih baik.
“Anak-anak lebih semangat belajar. Sekarang sudah lebih nyaman meskipun hujan deras,” ujarnya.
Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyukseskan program strategis nasional di bidang pendidikan.
Dari unsur legislatif, Anggota Komisi X DPR RI Sabam Sinaga juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, program Pagi Ceria menjadi ruang penting dalam memperkuat kebersamaan di lingkungan sekolah.
Kegiatan peresmian juga diwarnai dengan Senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti ratusan siswa. Salah satu peserta, Junifer, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut bersama Mendikdasmen.
“Saya senang dan bersemangat habis senam bersama Pak Menteri,” katanya.
Program revitalisasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas sarana pendidikan, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat, aman, dan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi di Kepulauan Nias.(red)
Sumber : kemendikdasmen
Editor : Pahotan M Hutagalung












