KesehatanRagam

Mengenal Penyakit Ebola

×

Mengenal Penyakit Ebola

Sebarkan artikel ini
Virion virus Ebola Dibuat oleh ahli mikrobiologi GC Cynthia Goldsmith gambar mikrograf elektron transmisi berwarna TEM ini memperlihatkan beberapa morfologi ultrastruktur yang ditampilkan oleh virion virus Ebola Wikepedia

Apa Itu Ebola?

Ebola adalah penyakit serius dan mematikan yang disebabkan oleh infeksi virus Ebola (Ebolavirus). Penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan organ, perdarahan di dalam tubuh, hingga kematian.

Walaupun hingga saat ini belum ditemukan kasus Ebola di Indonesia, kewaspadaan tetap penting karena tingkat kematian akibat penyakit ini sangat tinggi.

Penyebab dan Cara Penularan Ebola

Virus Ebola awalnya menyebar dari hewan ke manusia. Hewan yang dapat membawa virus ini antara lain:

  • Kelelawar
  • Monyet
  • Gorila
  • Simpanse

Setelah itu, virus dapat menular antarmanusia melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita.

Cara Penularan Ebola

Virus Ebola dapat menyebar melalui:

  • Darah penderita
  • Air liur
  • Urine
  • Keringat
  • Tinja
  • Muntahan
  • ASI
  • Cairan ketuban
  • Air mani

Selain itu, penularan juga bisa terjadi melalui:

  • Jarum suntik bekas
  • Pakaian atau tempat tidur yang terkontaminasi
  • Peralatan medis yang tidak steril

Yang Perlu Diketahui

Ebola:

  • Tidak menular melalui udara
  • Tidak menular lewat gigitan nyamuk
  • Tidak semudah flu atau pilek dalam penularannya

Faktor Risiko Ebola

Seseorang lebih berisiko terkena Ebola jika:

  • Bepergian ke negara dengan wabah Ebola
  • Merawat pasien Ebola tanpa alat pelindung
  • Tinggal serumah dengan penderita
  • Menangani pemakaman korban Ebola
  • Bekerja dengan hewan primata dari Afrika

Negara yang pernah mengalami wabah Ebola antara lain:

  • Sudan
  • Kongo
  • Liberia
  • Guinea
  • Sierra Leone

Gejala Ebola

Gejala Awal

Gejala biasanya muncul 2–21 hari setelah terpapar virus, seperti:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri otot dan sendi
  • Tubuh lemas

Gejala Lanjutan

Jika memburuk, penderita dapat mengalami:

  • Nyeri dada
  • Batuk
  • Mual dan muntah
  • Mata merah
  • Sakit perut
  • Ruam kulit
  • Diare berdarah
  • Penurunan berat badan drastis
  • Perdarahan dari mulut, hidung, mata, atau telinga

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksa ke rumah sakit jika:

  • Baru bepergian dari wilayah wabah Ebola
  • Mengalami gejala yang mengarah ke Ebola

Karena Ebola sangat menular dan berbahaya, penderita biasanya akan dirawat di ruang isolasi.

Diagnosis Ebola

Ebola sulit dikenali karena gejalanya mirip penyakit lain seperti:

  • Flu
  • Malaria
  • Tifus

Dokter biasanya melakukan:

  • Tes darah
  • Pemeriksaan fungsi hati
  • Pemeriksaan pembekuan darah
  • Pemeriksaan jumlah sel darah

Pengobatan Ebola

Saat ini sudah tersedia obat untuk Ebola, yaitu:

  • Inmazeb
  • Ebanga

Kedua obat tersebut bekerja menggunakan antibodi monoklonal untuk melawan virus secara spesifik.

Perawatan Pendukung

Pasien juga bisa mendapatkan:

  • Infus cairan
  • Oksigen tambahan
  • Antibiotik bila ada infeksi lain
  • Transfusi darah
  • Obat untuk menjaga tekanan darah

Masa Pemulihan

Setelah sembuh, pasien mungkin mengalami:

  • Rambut rontok
  • Mata meradang
  • Mudah lelah
  • Gangguan saraf
  • Penyakit kuning

Pria yang sembuh dari Ebola masih dapat membawa virus dalam air mani selama beberapa bulan, sehingga dianjurkan menggunakan kondom selama 12 bulan atau sampai hasil tes negatif.

Komplikasi Ebola

Ebola dapat menyebabkan komplikasi serius seperti:

  • Perdarahan hebat
  • Kerusakan organ
  • Kejang
  • Syok
  • Koma
  • Gangguan kesadaran

Pencegahan Ebola

Salah satu vaksin Ebola yang tersedia adalah:

  • Ervebo

Namun vaksin ini hanya efektif untuk jenis Zaire Ebola.

Cara Mencegah Ebola

  • Rajin mencuci tangan
  • Menghindari kontak dengan penderita
  • Tidak menyentuh cairan tubuh pasien
  • Menghindari hewan liar pembawa virus
  • Menggunakan alat pelindung diri bagi tenaga medis
  • Menjaga kebersihan peralatan medis

Kesimpulan

Ebola adalah penyakit berbahaya dengan tingkat kematian tinggi, tetapi penularannya dapat dicegah melalui:

  • Kebersihan yang baik
  • Penggunaan alat pelindung
  • Menghindari kontak dengan penderita atau cairan tubuh yang terinfeksi

Jika mengalami gejala yang mengarah ke Ebola, terutama setelah bepergian ke wilayah wabah, segera cari pertolongan medis.

Sumber : Alodokter

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights