Vatican City, NusantaraTop.co – Paus Leo XIV pada Minggu (2/11/2025) menyerukan gencatan senjata segera serta pembukaan koridor kemanusiaan di Sudan, menyusul laporan kekejaman yang meningkat di kota Al-Fashir, Darfur.
Dalam doa mingguan Angelus di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Paus menyampaikan keprihatinan mendalam atas penderitaan warga sipil yang terjebak dalam konflik bersenjata antara militer Sudan dan pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF).
“Kekerasan tanpa pandang bulu terhadap perempuan dan anak-anak, serangan terhadap warga sipil tak bersenjata, dan hambatan terhadap bantuan kemanusiaan telah menyebabkan penderitaan yang tak dapat diterima,” ujar Paus Leo.
Baca Juga : RSF Kuasai El-Fasher, Ribuan Warga Sudan Terjebak dan Diduga Jadi Korban Kekerasan
Ia meminta komunitas internasional untuk bertindak “tegas dan murah hati” dalam mendukung upaya kemanusiaan bagi korban konflik di Sudan.
Kantor HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat lalu melaporkan bahwa ratusan warga sipil dan kombatan tanpa senjata tewas ketika RSF merebut kota Al-Fashir, benteng terakhir tentara Sudan di Darfur, setelah pengepungan selama 18 bulan. Jatuhnya kota tersebut memicu eksodus puluhan ribu warga yang melarikan diri dari kekerasan.
Selain Sudan, Paus Leo juga menyinggung situasi di Tanzania setelah kerusuhan pasca pemilihan nasional yang menimbulkan banyak korban. Ia mengimbau seluruh pihak untuk menghindari kekerasan dan memilih jalan dialog demi perdamaian.(red/reuters)
Editor : Pahotan M Hutagalung












