MancanegaraNewsOlahragaRagamTeknologi & Digital

Robot Humanoid Pecahkan Rekor Half Marathon Manusia, TienKung Ultra Tampil Otonom dan Raih Best Design

×

Robot Humanoid Pecahkan Rekor Half Marathon Manusia, TienKung Ultra Tampil Otonom dan Raih Best Design

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto: Tangkapan layar prosesi penghargaan lomba half marathon robot humanoid yang menampilkan tiga besar peraih waktu tercepat, dengan dominasi tim pengembang dari HONOR. (Sumber: tangkapan layar @XRoboHub)

BEIJING, NUSANTARATOP.CO – Dunia robotika mencatat lompatan besar setelah sejumlah robot humanoid berhasil melampaui rekor manusia dalam lomba half marathon.

Robot humanoid TienKung Ultra menjadi salah satu sorotan utama usai menyelesaikan jarak 21,0975 kilometer secara penuh tanpa intervensi manusia, dengan catatan waktu 1 jam 15 menit.

Dilansir dari akun X @XRoboHub, performa robot ini dinilai sangat stabil dengan pola gerakan yang paling mendekati manusia dibandingkan peserta lainnya. Meski tidak naik podium, TienKung Ultra tetap mencuri perhatian dan meraih penghargaan “Best Design”.

Namun yang lebih mencengangkan, tiga robot tercepat dalam ajang tersebut berhasil memecahkan rekor dunia half marathon manusia (57 menit 20 detik).

Posisi pertama diraih oleh Qi Tian Da Sheng dengan waktu 50 menit 26 detik.
Disusul Thunder Lightning di posisi kedua dengan waktu 50 menit 56 detik.
Sementara posisi ketiga ditempati Xinghuo Liaoyuan dengan catatan 53 menit 1 detik.

Ketiga robot tersebut dikembangkan oleh HONOR.

Menariknya, meski “Lightning” menjadi robot pertama yang melintasi garis finis, aturan lomba menetapkan pemenang berdasarkan waktu bersih (net time) dalam navigasi otonom. Dengan demikian, Qi Tian Da Sheng resmi dinobatkan sebagai juara.

Sementara itu, TienKung Ultra memang tidak meraih posisi tiga besar, namun tampil sebagai salah satu robot paling impresif di lintasan. Gerakannya dinilai efisien, seimbang, dan menyerupai manusia.

Robot ini bukan sekadar dirancang untuk kompetisi. TienKung Ultra merupakan platform humanoid serbaguna yang tengah dikembangkan untuk berbagai kebutuhan dunia nyata, termasuk operasi berisiko tinggi.

Pengembangannya melibatkan berbagai institusi ternama seperti Peking University, Fudan University, Huazhong University of Science and Technology, Beijing Institute of Technology, Beihang University, Hong Kong University of Science and Technology (Guangzhou), hingga Technical University of Munich.

Kolaborasi ini mencerminkan berkembangnya ekosistem terbuka dalam dunia robotika, di mana berbagai tim menggunakan platform yang sama namun menghadirkan inovasi berbeda.

Tak hanya itu, sehari sebelum lomba marathon, TienKung Ultra juga memenangkan Robot Warrior Challenge, sebuah ajang yang menguji kemampuan robot dalam skenario nyata seperti penyelamatan dan operasi di lingkungan berbahaya.

Perkembangan ini menandai pergeseran besar dalam kompetisi robotika global. Bukan lagi sekadar soal kecepatan, melainkan kemampuan otonomi, stabilitas, dan kesiapan menghadapi kondisi dunia nyata.

Era robot humanoid kini semakin dekat, di mana mesin tak hanya cepat, tetapi juga mampu beroperasi secara mandiri di lingkungan kompleks. (red)

Editor : Pahotan M Hutagalung

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights