Washington, NusantaraTop.co – Insiden kericuhan terjadi dalam sidang komite Senat Amerika Serikat ketika seorang demonstran yang memprotes perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dikeluarkan secara paksa dari ruang sidang pada Rabu (5/3/2026).
Peristiwa tersebut terjadi dalam sidang subkomite militer yang membahas kesiapan militer AS. Sidang itu menghadirkan sejumlah pejabat militer senior sebagai saksi.
Seorang pria bernama Brian McGinnis tiba-tiba berdiri dan berteriak saat sidang baru berlangsung kurang dari 30 menit. Ia memprotes keterlibatan Amerika Serikat dalam perang dengan Iran.
Dalam teriakannya, McGinnis menyatakan bahwa rakyat Amerika tidak ingin anak-anak mereka dikirim berperang demi Israel.
Petugas United States Capitol Police kemudian berusaha mengeluarkan McGinnis dari ruang sidang. Pria yang mengenakan seragam militer itu terlihat berusaha melawan ketika polisi mencoba menariknya keluar.
Di tengah upaya pengamanan tersebut, Senator Partai Republik dari Montana, Tim Sheehy, turun dari kursinya dan membantu petugas kepolisian mengangkat McGinnis keluar dari ruangan.
Dalam rekaman video yang beredar, tangan kiri McGinnis tampak tersangkut di antara pintu dan kusennya saat petugas mencoba menariknya keluar. Beberapa orang kemudian menuduh Sheehy menyebabkan tangan McGinnis patah saat berusaha melepaskan posisi tangannya.
Setelah berhasil dikeluarkan dari ruangan, McGinnis terdengar mengatakan bahwa lengan kirinya patah akibat insiden tersebut.
Menurut pengelola kampanye McGinnis dari Partai Hijau, Mark Elbourno, McGinnis kemudian ditangkap dan dibawa ke rumah sakit George Washington University Hospital untuk mendapatkan perawatan.
Namun pihak United States Capitol Police menyatakan McGinnis menghadapi sejumlah dakwaan, termasuk tiga tuduhan menyerang petugas polisi, tiga tuduhan melawan penangkapan, serta satu tuduhan menghalangi akses masuk karena mengganggu jalannya sidang.
Polisi juga menuding McGinnis menempatkan banyak orang dalam bahaya karena melawan secara agresif saat petugas mencoba mengeluarkannya dari ruang sidang.
Sementara itu, Elbourno membantah tuduhan tersebut. Ia menyatakan McGinnis tidak menyerang siapa pun dan hanya berusaha menyampaikan pendapatnya mengenai perang dengan Iran.
“Dia tidak menyerang siapa pun. Dia hanya ingin didengar. Justru dia yang diserang hingga lengannya patah,” ujar Elbourno.
Di sisi lain, Senator Tim Sheehy melalui unggahan di platform X mengatakan dirinya turun tangan karena McGinnis terlihat melawan petugas.
Menurutnya, ia hanya berusaha membantu polisi sekaligus meredakan situasi.
“Pria ini datang ke Capitol untuk mencari konfrontasi, dan dia mendapatkannya. Saya berharap dia mendapatkan bantuan yang dia butuhkan tanpa menimbulkan kekerasan lebih lanjut,” kata Sheehy.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa aksi protes tidak diperbolehkan di dalam gedung Kongres, dan demonstrasi hanya diizinkan dilakukan di area luar kompleks Capitol.(red)
Sumber : CBS News
Editor : Pahotan M Hutagalung












