MEDAN, NusantaraTop.co – Wakil Ketua DPRD Kota Tanjung Balai, Syafri Syahputra, menyatakan optimisme Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Utara mampu menembus tiga besar pada Pemilu 2029.
Pernyataan tersebut disampaikannya usai menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) DPW PKB Sumut Masa Bakti 2026–2031 yang digelar di Grand Mercure Medan, Jumat (13/2/2026).
Syafri menegaskan, PKB Tanjung Balai telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menyongsong Pemilu 2029. Strategi tersebut meliputi rebranding total partai, transformasi digital, hingga pembangunan narasi baru yang lebih inklusif.
“PKB harus menjadi partai inklusif yang menarik perhatian semua golongan, tidak hanya Nahdliyyin,” ujarnya.
Menurutnya, PKB perlu bertransformasi menjadi partai modern yang relevan dan visioner agar mampu bersaing di tengah dinamika politik nasional yang semakin kompetitif.
“Kami harus menjadi partai berbasis data (data-driven) untuk memahami pemilih dengan lebih baik,” tambahnya.
Baca Juga : 116 Pengurus DPW PKB Sumut Dilantik, Siap Hadapi Pemilu dan Pilkada 2026
Selain itu, Syafri menilai PKB harus tampil sebagai partai dengan gagasan besar, seperti mendorong nasionalisme hijau dan memperjuangkan keadilan sosial sebagai platform perjuangan politik.
Dengan strategi tersebut, ia optimistis PKB, khususnya di Tanjung Balai dan Sumatera Utara secara umum, dapat meningkatkan perolehan suara secara signifikan pada 2029 mendatang.
“Kami siap tempur dengan strategi jitu untuk memenangkan hati masyarakat,” tegasnya.
Diketahui, kepengurusan DPW PKB Sumut periode 2026–2031 telah ditetapkan melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) dan disahkan berdasarkan Surat Keputusan DPP PKB Nomor 7871/DPP/01/I/2026 tertanggal 22 Januari 2026. Ashari Tambunan dikukuhkan sebagai Ketua DPW PKB Sumut.
Syafri menambahkan, PKB Sumut memiliki peluang besar untuk memperkuat posisinya di kancah politik daerah maupun nasional.
“Kami akan terus berjuang untuk mewujudkan Sumatera Utara yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan,” pungkasnya. (red)
Laporan : Dara Mustika
Editor : Pahotan M Hutagalung












