Ekonomi & BisnisMancanegara

Trump Ancam Blokir Jembatan Kanada–AS, Tuntut Kepemilikan 50 Persen

×

Trump Ancam Blokir Jembatan Kanada–AS, Tuntut Kepemilikan 50 Persen

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto: Kapal The Saginaw melintas di area pembangunan Gordie Howe International Bridge di Sungai Detroit yang menghubungkan Windsor, Ontario, Kanada, dengan Detroit, Amerika Serikat, 25 Oktober 2023. (AP Photo/Paul Sancya)

Washington, NusantaraTop.co — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan memblokir pembukaan jembatan internasional baru yang dibangun Kanada di atas Sungai Detroit. Ancaman itu disampaikan Trump pada Senin (waktu setempat), disertai tuntutan agar Kanada menyerahkan setidaknya 50 persen kepemilikan jembatan tersebut kepada Amerika Serikat.

Ancaman itu disampaikan Trump melalui unggahan panjang di media sosialnya, yang kembali menyoroti ketegangan perdagangan lintas batas antara kedua negara.

“Kami akan memulai negosiasi, SEGERA. Dengan semua yang telah kami berikan kepada mereka, kami seharusnya memiliki, mungkin, setidaknya setengah dari aset ini,” tulis Trump.

Trump juga mengeluhkan bahwa Amerika Serikat tidak mendapatkan keuntungan apa pun dari jembatan tersebut dan menuding Kanada tidak menggunakan baja buatan AS dalam proses pembangunannya.

Jembatan tersebut adalah Gordie Howe International Bridge, yang menghubungkan Detroit, Michigan, dengan Windsor, Ontario. Jembatan ini dinamai dari legenda hoki asal Kanada yang membela Detroit Red Wings selama 25 musim. Berdasarkan situs resmi proyek, jembatan tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada awal 2026.

Proyek strategis ini dinegosiasikan oleh mantan Gubernur Michigan Rick Snyder dan sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah Kanada, dengan tujuan mengurai kepadatan di Ambassador Bridge dan terowongan Detroit–Windsor. Pembangunan jembatan telah berlangsung sejak 2018.

Namun hingga kini belum jelas bagaimana Trump akan secara hukum atau administratif memblokir pembukaan jembatan tersebut. Gedung Putih belum memberikan komentar resmi, demikian pula Kedutaan Besar Kanada di Washington.

Ancaman Trump muncul di tengah memburuknya hubungan Amerika Serikat dan Kanada pada masa jabatan keduanya. Kesepakatan perdagangan Amerika Serikat–Meksiko–Kanada (USMCA) dijadwalkan untuk ditinjau ulang tahun ini, dan Trump telah mengambil sikap keras menjelang perundingan, termasuk dengan ancaman tarif baru.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney sebelumnya juga secara terbuka mengkritik praktik “pemaksaan ekonomi” yang dilakukan Amerika Serikat di forum internasional.

Sejumlah pejabat Michigan mengecam keras pernyataan Trump. Senator Elissa Slotkin menyebut proyek jembatan tersebut sebagai keuntungan besar bagi perekonomian negaranya.

“Barang bisa dikirim dari Montreal ke Miami tanpa berhenti di satu lampu lalu lintas pun,” kata Slotkin kepada Associated Press.

Ia menilai ancaman Trump sebagai tindakan yang merugikan kepentingan Amerika sendiri. “Mengancam Jembatan Gordie Howe sama saja menembak kaki sendiri,” ujarnya.

Meski Michigan merupakan negara bagian ayunan yang dimenangkan Trump pada pemilu 2016 dan 2024, wilayah itu sejauh ini relatif terhindar dari kebijakan keras Trump pada periode keduanya, yang banyak menyasar negara bagian berhaluan Demokrat.

Trump juga diketahui memiliki hubungan yang cukup akrab dengan Gubernur Michigan Gretchen Whitmer, bahkan sempat saling memuji dan berpelukan dalam sejumlah agenda resmi.

Juru bicara Whitmer, Stacey LaRouche, menegaskan bahwa jembatan tersebut akan tetap dibuka sesuai rencana. Ia menyebut jembatan itu sebagai jalur perdagangan tersibuk di Amerika Utara.

“Ini baik untuk pekerja Michigan, industri otomotif, dan merupakan contoh kerja sama lintas negara dan lintas partai,” kata LaRouche.

Anggota DPR AS dari Detroit, Shri Thanedar, menyebut rencana pemblokiran sebagai tindakan “gila” dan tidak masuk akal. “Kanada adalah salah satu mitra dagang terbesar kami,” ujarnya.

Sementara itu, anggota DPR Debbie Dingell menepis ancaman Trump dan memastikan akan hadir saat peresmian jembatan. “Ini soal lapangan kerja, perlindungan ekonomi, dan persahabatan dengan sekutu. Jembatan ini akan dibuka. Kanada adalah sekutu kita,” kata Dingell.(red)

Sumber : AP News

Editor : Pahotan M Hutagalung

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights