KesehatanNasional

Pemerintah Targetkan Indonesia Bebas Kusta, Menkes: 0 Kasus, 0 Disabilitas, 0 Stigma!

×

Pemerintah Targetkan Indonesia Bebas Kusta, Menkes: 0 Kasus, 0 Disabilitas, 0 Stigma!

Sebarkan artikel ini
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Duta WHO untuk Eliminasi Kusta Yohei Sasakawa, perwakilan organisasi internasional, lembaga non-pemerintah, jajaran pemerintah daerah, peneliti, hingga para penyintas kusta (OYPMK).

Bali, NusantaraTop.co – Pemerintah Indonesia makin serius menghapus penyakit kusta dari tanah air. Dalam pertemuan internasional yang digelar di Bali, Kementerian Kesehatan RI bersama Sasakawa Health Foundation mengumumkan langkah besar untuk mempercepat eliminasi kusta hingga tahun 2030.

Acara bergengsi ini dihadiri langsung oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Duta WHO untuk Eliminasi Kusta Yohei Sasakawa, perwakilan organisasi internasional, lembaga non-pemerintah, jajaran pemerintah daerah, peneliti, hingga para penyintas kusta (OYPMK).

Dalam pidatonya, Menkes Budi mengakui bahwa penyakit kusta sempat luput dari perhatian karena kalah prioritas dengan penyakit menular lain seperti TBC, HIV, dan malaria. Namun pertemuannya dengan Sasakawa saat World Health Assembly 2023 mengubah arah kebijakan.

“Kusta bukan sekadar soal angka. Ini soal stigma, diskriminasi, dan rasa kemanusiaan. Karena itu, kami ingin Indonesia mencapai 0 kusta, 0 disabilitas, dan 0 stigma,” tegas Budi.

Lima Langkah Strategis Menuju Eliminasi

Dalam pertemuan tersebut, Kemenkes memaparkan lima strategi nasional untuk mempercepat eliminasi kusta di Indonesia:

  • Perluasan cakupan wilayah eliminasi, dari 42 menjadi 111 kabupaten/kota pada 2030.
  • Skrining masif mulai Juli 2025 di lima wilayah prioritas: Kab. Tangerang, Kab. Bekasi, Kab. Brebes, Kota Jayapura, dan Kab. Sampang.
  • Pendeteksian dini risiko hipersensitivitas Dapsone, khususnya di Papua, Maluku, dan Sulawesi.
  • Penguatan pasokan pengobatan MDT (multi drug therapy).
  • Keterlibatan aktif Indonesia dalam riset dan uji klinis vaksin kusta internasional.

Apresiasi dan Harapan dari Tokoh Dunia

Yohei Sasakawa, tokoh global yang telah mendedikasikan hidupnya dalam pemberantasan kusta, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Indonesia dalam penanggulangan penyakit ini.

“Saya sudah berusia 86 tahun, tapi saya berharap bisa menyaksikan hari ketika Indonesia benar-benar bebas dari kusta,” ujar Sasakawa dengan nada penuh harapan.

Ia juga menyerukan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, akademisi, tokoh agama, media, hingga komunitas penyintas untuk bersama-sama menghapuskan stigma dan diskriminasi terhadap penderita kusta.

“Indonesia punya semangat, kapasitas, dan kemauan politik yang kuat. Ini bisa jadi contoh bagi dunia,” tambahnya. (red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights